TribunJatim/

Saat Libur, Aktivitas Jasa Pengolahan Uang Tunai Meningkat, Rasanya Sampai Tak Bisa Tidur

Jelang bulan Ramadhan dan Lebaran, aktivitas perusahaan jasa pengolahan uang tunai meningkat hingga tiga kali lipat.

Saat Libur, Aktivitas Jasa Pengolahan Uang Tunai Meningkat, Rasanya Sampai Tak Bisa Tidur
TRIBUNJATIM.COM/AULIA FITRI HERDIANA
Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Pengolahan Uang Tunai Indonesia, Inne Yuaniza saat memberi keterangan usai acara penandatangan ijin PJPUR di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur, Jalan Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat (19/5/2017) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aulia Fitri Herdiana

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Jelang bulan Ramadhan dan Lebaran, aktivitas perusahaan jasa pengolahan uang tunai meningkat hingga tiga kali lipat.

"Wah kalo lebaran, kita sampai gak bisa libur," kata Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Pengolahan Uang Tunai Indonesia, Inne Yuaniza usai menghadiri penandatanganan ijin Penyelenggara Jasa Pengolahan Uang Rupiah (PJPUR) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur, Jalan Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (19/5/2017).

Inne mengaku di "big season" seperti Hari Raya Idul Fitri, Natal dan tahun baru atau libur panjang lainnya, permintaan uang tunai dari masyarakat pasti meningkat.

Meski angka peningkatannya tidak selalu sama, Inne menyebutkan pihaknya selalu adakan persiapan untuk menghadapi peningkatan permintaan telah dilakukan.

"Kami jauh lebih sibuk, jumlah uang yang diolah pun jauh lebih besar daripada hari biasa, sampai 3 kali lipat jumlahnya," tambah Inne.

Lain halnya dengan PT Swadarma Sarana Informatika (SSI), Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) yang baru saja diberi izin PJPUR secara resmi dari Bank Indonesia, mengaku tidak melakukan persiapan khusus jelang momen puasa dan lebaran kali ini.

"Kami sudah 21 tahun berdiri, jadi gak ada persiapan khusus untuk lebaran nanti, di hari biasa pun layanan kita buka selama 24 jam, jadi ada 3 shift di tempat kita," jelas Direktur PT SSI, John Yuwonov.

Penulis: Aulia Fitri Herdiana
Editor: Edwin Fajerial
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help