KM Mutiara Sentosa 1 Terbakar

Jadi Rujukan Korban Selamat KM Mutiara Sentosa 1, Keluarga Korban Belum Tampak di RS PHC Surabaya

Rumah Sakit PHC Surabaya akan menjadi rujukan korban KM Mutiara Sentosa I yang dievakuasi ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Jadi Rujukan Korban Selamat KM Mutiara Sentosa 1, Keluarga Korban Belum Tampak di RS PHC Surabaya
Tribunjatim.com/Ani Susanti
Rumah Sakit PHC Surabaya, Sabtu (20/5/2017). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ani Susanti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Rumah Sakit PHC Surabaya akan menjadi rujukan korban KM Mutiara Sentosa I yang dievakuasi ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Terkait hal tersebut, berdasarkan pengamatan TribunJatim.com hingga pukul 12.35 WIB, belum tampak keluarga atau kerabat korban yang berada di rumah sakit.

Ruangan IGD dan lainnya pun hanya dipenuhi keluarga pasien yang dirawat dan staf rumah sakit yang bertugas.

Baca: Masalembu, Perairan Angker Karena Pertemuan Tiga Arus

Hal ini dibenarkan oleh staf IGD rumah sakit tersebut.

"Belum ada keluarga atau masyarakat yang tanya tentang korban kapal terbakar. Dari tadi hanya keluarga pasien yang dirawat seperti biasanya," ujarnya, Sabtu (20/5/2017).

Informasi yang didapat TribunJatim.com, korban luka dan selamat KM Mutiara Sentosa I baru akan tiba di rumah sakit sekitar pukul 21.00-22.00 WIb.

"Update terbarunya baru akan sampai 10 jam lagi. Jumlahnya belum tahu, tunggu kabar selanjutnya," tutur wanita yang enggan menyebutkan namanya tersebut.

Baca: Gunakan Jasa KM Mutiara Sentosa 1 yang Terbakar di Perairan Masalembu, Begini Curhatan Pengusaha Ini

Sementara itu, korban meninggal yang dievakuasi ke pelabuhan Tanjung Perak akan dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya.

Sebelumnya, Kapal Motor Mutiara Sentosa 1 dikabarkan terbakar di perairan Masalembu, Jumat (19/5/2017) pukul 17.30 WIB.

Kapal tersebut rencananya akan berlayar dari Surabaya menuju Balikpapan, Kalimantan Timur namun saat di perairan Masalembu, kapal terbakar.

Penulis: Ani Susanti
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help