TribunJatim/

Tak Hanya Jadi Konsumen, Mahasiswa Ubaya Belajar Buat Pomade

Tren gaya rambut pria saat ini identik dengan pemakaian pomade sebagai sentuhan akhirnya. Efek rapi dan mempertegas bentuk potongan rambut membuat pom

Tak Hanya Jadi Konsumen, Mahasiswa Ubaya Belajar Buat Pomade
surya/ Sulvi Sofiana
Mahasiswa saat mempraktekkan pembuatan pomade dalam pelatihanbertema “Clean Your Hand, Make Your Style” di Laboratorium Formulasi Dasar, Fakultas Farmasi Kampus Tenggilis Ubaya, Sabtu (20/5/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tren gaya rambut pria saat ini identik dengan pemakaian pomade sebagai sentuhan akhirnya. Efek rapi dan mempertegas bentuk potongan rambut membuat pomade kian digemari di kalangan remaja, mahasiswa hingga pekerja.

Kadek Agus misalnya, mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Surabaya (Ubaya) ini kerap memakai pomade sebagai pelengkap penampilannya. Baginya pomade memberikan efek segar dan rapi pada rambutnya. Tak sekedar menjadi konsumen pomade, Kadek juga berusaha memanfaatkanbilmunya dengan mengikuti pelatihan pembuatan pomade.

Pelatihan ini diadakan Cosmetology Study Group, Kelompok Studi Mahasiswa (KSM) Fakultas Farmasi Ubaya yang mempelajari tentang kosmetik.

“Tadi saya mempelajari pembuatan eater pomade,ini agak susah cati bahannya. Tapi memang laris di pasaran. Berbeda dengan yang biasa saya pakai,”ungkapnya usai mengikuti pelatihan bertema “Clean Your Hand, Make Your Style” di Laboratorium Formulasi Dasar, Fakultas Farmasi Kampus Tenggilis Ubaya, Sabtu (20/5/2017).

Dikatakannya, mempelajari pembuatan pomade merupakan bekal baginyabuntuk membuka usaha. Pasalnya ia cukup antusias untuk memproduksi pomade yang sesuai dengan kondisi rambutnya.

“Kalau pomade water base, kena air bisa cepat dibilas.Saya pinginnya bikin oil base seperti yang biasa saya pakai. Sudah pernah coba bikin dirumah, tapi masih perlu riset lagi,” ujarnya.

Nani Parfati, dosen Farmasetika dalam pelatihan ini mengajarkan pembuatan pomade sekaligus membuat sabun cuci tangan (hand soap).

Masing-masing peserta mendapatkan bahan-bahan, resep dan juga peralatan untuk praktik membuat pomade dan hand soap. Produk yang dihasilkan oleh masing-masing peserta berupa 30 gram pomade dan 60 mililiter hand soap dapat dibawa pulang oleh peserta.

“Bahan-bahan yang digunakan adalah bahan-bahan dasar pembuatan kosmetik yang bisa dibeli di supplier kosmetik. Proses pembuatannya terbilang cukup mudah, produk yang dihasilkan juga bisa langsung digunakan,” jelasnya pada peserta pelatihan.

Cara pembuatan pomade,paparnya, yaitu mengembangkan zat pengental jenis HPM dan PVP K 90 secara terpisah dengan air panas, kemudian dipanaskan pada suhu 80 derajat celcius selama 5 menit.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help