TribunJatim/

Polisi Bersana BNN Surabaya Test Urine Sopir Bus di Terminal Osowilangun, Ternyata untuk Cegah Ini

Pemeriksaan sopir angkutan bus di Terminal Osowilangun, Jalan Tambak Osowilangun, Surabaya, Jawa Timur.

Polisi Bersana BNN Surabaya Test Urine Sopir Bus di Terminal Osowilangun, Ternyata untuk Cegah Ini
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Mujidi (57) bersama rekannya usai lakukan pemeriksaan urine di Terminal Osowilangun, Jalan Tambak Osowilangun, Surabaya, Jawa Timur, pada Senin (12/6/2017). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA- Pemeriksaan sopir angkutan bus di Terminal Osowilangun, Jalan Tambak Osowilangun, Surabaya, Jawa Timur dilakukan untuk meningkatkan keamanan jelang mudik lebaran dua pekan mendatang.

"Ini kontrol keamanan kepada sopir pengendara angkutan bus yang bekerjanya sebagai pembawa penumpang mudik. Kami memastikan perjalanan mudik aman dengan mengontrol sopir," jelas Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Roni Faisal di tempat pemeriksaan, Senin (12/6/2017).

Guna memastikan sopir bus tidak dalam penggunaan narkoba, polisi lantas, reserse narkoba, BNN dan Dishub mengecek urine sopir bus yang didominasi bus antar kota Bojonegoro-Surabaya tersebut.

"Kami tidak mau driver dibawah kendali narkoba," ujar Roni.

Pemeriksaan dikakukan di badan bus, tempat sopir, dan juga memeriksa sopir.

Antisipasi penyelahgunaan narkoba ini ditujukan kepada sopir-sopir bus yang notabene membawa penumpang, terkhusus di jam malam berkendara.

Sopir bus Dali Prima jurusan Bojonegoro-Surabaya, Mujidi (57) ini mengatakan kegiatan pemeriksaan urine sopir ini dianggapnya sebagai kegiatan positif.

"Sangat-sangat positif masalahnya kan kita membawa penumpang apalagi yang bus keluar kota kan bisa kerja 24 jam," ujar Mujidi.

Tak hanya itu, Pria Asal Benowo Surabaya ini juga mengatakan beristirahat dan memperbanyak air putih sebagai kesiapannya untuk menjaga stamina menjelang mudik selama bekerja sebagai sopir.

"Cukup mengantuk ya istirahat. Makan snack dan air putih. Istirahat itu yang penting. Ndak usah konsumsi obat-obat itu (narkoba)," tutup Mujidi.

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Edwin Fajerial
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help