Polisi Terpaksa Lakukan Tindakan Ini Saat Nangkap Seorang Penjambret Sadis

Seorang penjambret berinisial HI (36) asal Jalan Kampung Seng Komplek, Surabaya, Jawa Timur, terpaksa ditembak polisi karena melawan saat ditangkap.

Polisi Terpaksa Lakukan Tindakan Ini Saat Nangkap Seorang Penjambret Sadis
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Seorang tersangka jambret berinisial HI (36) yang terpaksa ditembak polisi saat ditangkap ketika konferensi pers di Markas Polrestabes Surabaya, pada Kamis (15/6/2017) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Seorang penjambret berinisial HI (36) asal Jalan Kampung Seng Komplek, Surabaya, Jawa Timur, terpaksa ditembak polisi karena melawan saat ditangkap.

HI sendiri telah melakukan penjambretan di 20 tempat di Surabaya dan berhasil menjambret uang hingga puluhan juta rupiah.

Baca: Aksi Kejam 2 Orang yang Menjambret Seorang Wanita, Mereka Berdua Sampai Menggunakan Senjata Ini

Saat digiring keluar ruang tahanan, HI harus menggunakan tongkat, kaki kanannya harus dihadiahi timah panas.

Dalam aksinya HI sempat mendapatkan rampasan uang puluhan juta dari tas milik korbannya di Jalan Bubutan, Surabaya, Jawa Timur.

"Ada Rp 25 juta di dalam tas. Saya bagi dua," ujarnya kepada polisi saat konferensi pers di Markas Polrestabes Surabaya, pada Kamis (15/6/2017).

Bersama temannya yang masih buron, HSN, dia telah melakukan penjambretan di wilayah Dinoyo, Keputran, Kertajaya, Jimerto, Genteng, Peneleh, Grogol, Undaan, Kamboja, Kutisari, Arjuno dan Patemon.

"Di Bubutan dapat Rp 25 Juta, di Indragiri dapat handphone saya jual sama dia (HSN). Hasilnya bagi dua," ujarnya.

Atas kelakuannya tersangka HI dikenakan pasal 365 KUHP Jo pasal 64.

"Ancaman pidana minimal 12 tahun penjara," ujar Kasat Reskrim polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga.

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Edwin Fajerial
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help