TribunJatim/

Aksi Kriminalitas Naik Tajam, Polresta Kediri Akhirnya Bentuk Tim Khusus ini

Para personel Tim khusus ini akan mengenakan seragam yang dilengkapi rompi anti sajam dan peluru.

Aksi Kriminalitas Naik Tajam, Polresta Kediri Akhirnya Bentuk Tim Khusus ini
SURYA/DIDIK MASHUDI
Personel Tim Anti Bandit bersama Kapolresta dan Wakapolres Kediri, Selasa (20/6/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Penjahat jalanan yang hendak beraksi di Kota Kediri harus berpikir ulang. Masalahnya, Polresta Kediri telah membentuk unit reaksi cepat Tim Anti Bandit.

Pembentukan tim Anti Bandir ini untuk mengantisipasi maraknya aksi kriminalitas jalanan yang terjadi di wilayah Polresta Kediri.

"Dari hasil evaluasi ada kecenderungan terjadi kejahatan di jalanan. Tim Anti Bandit ini untuk mengantisipasi kejahatan di jalanan," ungkap AKBP Anthon Haryadi, Kapolresta Kediri, Selasa (20/6/2017).

Tahap awal Tim Anti Bandit ini hanya terdiri 8 personel pilihan. Para personel Tim Anti Bandit mengenakan seragam khusus yang dilengkapi rompi anti sajam dan peluru serta helm khusus.

Baca: Pelaku Gendam Lintas Provinsi ini Selalu Beraksi di Mall Mewah, Begini Modusnya untuk Jerat Korban

Para personelnya mayoritas terdiri anggota buser Satreskrim Polresta Kediri. Tim dilengkapi dengan kendaraan trail untuk operasional di lapangan dengan senjata pistol dan senapan laras panjang.

Menurut Kapolresta, Tim Anti Bandit ini bakal stand by dan melakukan patroli mobil di keramaian. "Tim Anti Bandit bakal siaga di tempat keramaian seperti Alun-alun, stasiun atau terminal," jelasnya.

Personel Tim Anti Bandit di lapangan berkolaborasi dengan anggota Shabara.

Tim Anti Bandit berpatroli mengantisipasi terjadinya kejahatan seperti gendam, jambret, perampasan dan perampokan.

Malahan Tim Anti Bandit juga dapat melakukan penindakan terjadinya aksi premanisme dan pemalakan yang merugikan masyarakat.

Aksi pertama Tim Anti Bandit Polresta Kediri telah mengamankan puluhan juru parkir liar yang mengutip pungutan uang parkir melebihi ketentuan dari masyarakat yang memarkir kendaraannya.

Ditambahkan Kapolres, selaku personel polisi telah memiliki diskresi untuk melumpuhkan penjahat.

Jika pelaku kejahatan melakukan perlawanan dan membahayakan keselamatan petugas dan orang lain, maka dapat melakukan tembak di tempat.

Diharapkan keberadaan Tim Anti Bandit ini mampu menekan tindak kriminalitas yang terjadi selama bulan Ramadhan dan Lebaran. (Surya/Didik Mashudi)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help