TribunJatim/
Home »

Jatim

Kader Gerindra Jadi Tersangka Kakus Suap, Pengamat Politik: Tak Pengaruhi Peta Politik Jatim

Pengamat politik mengungkapkan kasus yang menimpa Ketua Komisi B DPRD Jatim tak memberikan pengaruh sama sekali terhadap peta politik di Jawa Timur.

Kader Gerindra Jadi Tersangka Kakus Suap, Pengamat Politik: Tak Pengaruhi Peta Politik Jatim
TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Ruang Ketua Komisi B DPRD Jatim disegel KPK, Senin (5/6/2017). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Adeng Septi Irawan

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ketua Komisi B DPRD Jatim Moch. Basuki ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengawasan penggunaan anggaran dan revisi peraturan daerah di Provinsi Jatim tahun 2017.

Selain dirinya, ada enam orang lainnya yakni Kepala Dinas Pertanian Bambang Heryanto, Kepala Dinas Peternakan Rohayati, staf Dinas Pertanian Anang Basuki Rahmat, dua staf Komisi B Santoso dan Rahman.

Diketahui, Moch. Basuki adalah kader Gerindra Jatim yang saat ini tengah diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Suko Widodo, pengamat politik Universitas Airlangga mengungkapkan kasus tersebut tak memberikan pengaruh sama sekali terhadap peta politik di Jawa Timur.

"Saya pikir kondisi semacam ini takkan berpengaruh pada konstelasi politik Jatim, itu perorangan bukan institusi," ungkap Suko Widodo saat dihubungi TribunJatim.com, Selasa (20/6/2017).

Baca: Empat Anggota DPRD Jatim Diperiksa KPK Sebagai Saksi Dugaan Suap, Abdul Halim Iskandar: Saya Pasrah

Menurutnya, hal tersebut merupakan hal yang kecil dan tidak terpaut secara langsung ke institusi, hanya ruang lingkup perorangan saja batasannya.

Meski demikian, dirinya berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali di kalangan politisi.

"Peta berubah itu tidak bisa ditentukan hanya dengan satu problem saja, banyak yang memengaruhinya," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Adeng Septi Irawan
Editor: Agustina Widyastuti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help