TribunJatim/

Ormas ini Bentuk Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak, Ini Kasus yang Dibidik

Pengukuhan Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dilakukan oleh pejabat penting.

Ormas ini Bentuk Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak, Ini Kasus yang Dibidik
SURYA/DIDIK MASHUDI
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengukuhkan relawan Satgas PPA Aisyiyah Kota Kediri, Selasa (20/6/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pengurus Daerah (PD) Aisyiyah Kota Kediri telah membentuk Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Satgas PPA Aisyiyah ini telah dikukuhkan Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, Selasa (20/6/2017).

Bersamaan pengukuhan Satgas PPA Aisyiyah juga diresmikan Balai Kesejahteraan Sosial (Bakesos) dalam rangka milad ke 100 Aisyiyah di Panti Asuhan Aisyiyah, Kota Kediri.

Pembentukan Satgas PPA Aisyiyah ini selaras dengan komitmen Pemerintah Kota Kediri yang ingin melindungi hak asasi perempuan dan anak dari kekerasan dan pelecehan seksual.

Baca: Aksi Kriminalitas Naik Tajam, Polresta Kediri Akhirnya Bentuk Tim Khusus ini

Personel Satgas PPA Aisyiyah terdiri 20 orang. Selain itu juga dibentuk Satgas Gerakan Anti Narkoba dengan anggota sebanyak 20 orang.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar saat mengukuhkan Satgas PPA Aisyiyah menyebutkan, kemajuan zaman telah menimbulkan masalah sosial di masyarakat.

Kota Kediri sebagai kota perdagangan dan jasa serta sebagai kota transit juga banyak kendala yang muncul.

“Kendala ini menjadikan semangat pemerintah bergerak dalam mewujudkan kota yang ramah anak dan perempuan, khususnya memberikan perlindungan anak dan perempuan,” ujarnya.

Baca: Makam Gus Miek, Pencipta Dzikrul Ghofilin Banjir Peziarah Selama Ramadan, Juga Dari Luar Negeri

Ditambahkan, saat ini kekerasan seksual tidak hanya terjadi pada perempuan saja, banyak kasus yang terjadi pada laki-laki.

“Pemerintah Kota Kediri telah keliling ke masjid-masjid memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mengingatkan orang tua agar anak-anaknya dimasukkan ke TPQ terdekat,” kata Mas Abu.

Walikota berharap agar generasi penerus bangsa khususnya yang ada di Kota Kediri tidak hanya pintar namun juga sholeh dan sholehah.

“Yang menjadi penekanan kami, anak-anak sebagai generasi penerus tidak hanya pintar dalam sekolahnya, tapi menjadi anak yang sholeh dan sholehan,” ungkapnya.

Pengukuhan Satgas PPA Aisyiyah juga dihadiri Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah dan Ketua PD Muhammadiyah Kota Kediri Prof Fauzan Saleh. (Surya/Didik Mashudi)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help