Misi Perguruan Tinggi Akan Diluruskan, Masalahnya ini

Misi perguruan tinggi yang beragam membuat Menristekdikti dan forum Rektor se-Jatim memutuskan untuk meluruskan misi perguruan tinggi. Misi pergurua

Misi Perguruan Tinggi Akan Diluruskan, Masalahnya ini
SURYA/NENENG USWATUN HASANAH
Sidak ke ruang tes SBMPTN oleh Rektor Universitas Negeri Malang dan dan Universitas Brawijaya, Selasa (16/5/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Misi perguruan tinggi yang beragam membuat Menristekdikti dan forum Rektor se-Jatim memutuskan untuk meluruskan misi perguruan tinggi. Misi perguruan tinggi ke depannya diputuskan untuk tidak terlalu variatif.

Rektor UB, Prof Dr Ir Mohammad Bisri MS yang mengikuti forum beberapa waktu yang lalu, mengkonfirmasi hal tersebut.

"Misi perguruan tinggi, vokasi, dan politeknik berbeda-beda dan diluruskan," ujarnya, Rabu (28/6/2017).

Perguruan tinggi, kata Bisri, biasanya terfokus pada pengajaran (teaching), riset, atau profesional.

"Dewan pendidikan tinggi yang menjadi organ riset dikti menegaskan misi perguruan tinggi harus dibenahi," ungkapnya pada Surya.co.id.

Bisri, atas nama UB, mengusulkan harus ada yang memilih misi perguruan tinggi dan berupa penugasan dari koridor Dikti.

"Misalnya, UB bisa ditugaskan sebagai research university, sehingga basis pengajaran dan pembelajarannya adalah mengarah pada riset," jelasnya.

Baca: Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Lakukan Ini untuk Tingkatkan Penelitian Dosennya

PT yang telah ditugaskan itu tidak bisa mengubah misi sesuai peraturan dan wajib melakukan evaluasi diri karena merupakan penugasan negara.

"Karena misi sangat penting sebagai acuan suatu institusi mengarah ke mana. Misalnya UM menjadi learning university dan sudah fokus ke sana," terang dia.

Misi UB sebenarnya adalah entrepreneur university, tapi Bisri mengatakan jika ditugaskan memiliki misi lain, misalnya riset, UB akan siap.

"Jika diminta ya kami akan siap. Jurnal dan laboratorium juga sudah mengarah ke sana. Serta sarana dan prasarana juga sudah siap," tuturnya. (Surya/Neneng Uswatun Hasanah)

Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved