TribunJatim/

VIDEO - Inilah Destinasi Wisata Mangrove Panorama Kili-Kili Banyuwangi Buatan Pemuda Desa

Anak-anak muda Banyuwangi, tergugah untuk mengoptimalkan potensi wisata di daerahnya. Seperti di Dusun Tegalpare, Desa Ringin Putih, Kecamatan Muncar

 TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Berkembangnya pariwisata Banyuwangi, mendorong rakyatnya untuk berlomba-lomba membuat destinasi wisata baru.

Anak-anak muda Banyuwangi, tergugah untuk mengoptimalkan potensi wisata di daerahnya.  Seperti di Dusun Tegalpare, Desa Ringin Putih, Kecamatan Muncar, Banyuwangi. Para anak muda dan remaja Tegalpare, membuat destinasi wisata konservasi Mangrove, Panorama Kili-Kili.

Bahkan secara swadaya dengan bimbingan Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Banyuwangi, mereka Membuat jembatan kayu sepanjang setengah kilometer di dalam hutan mangrove.

"Ini murni swadaya masyarakat setempat. Mereka terdorong untuk mengoptimalkan potensi wisata daerahnya," kata Kepala Disperipangan Hary Cahyo Purnomo, saat meresmikan destinasi wisata Panorama Kili-Kili, Selasa (11/7/2017).

Panorama Kili-Kili merupakan wisata edukasi konservasi mangrove. Letaknya di Pantai Telukpangpang Muncar, sekitar satu jam perjalanan dari Kota Banyuwangi.

Di hutan mangrove ini, terdapat banyak satwa, seperti burung bangau putih dan jalak, serta satwa laut seperti kepiting, pari, udang, dan kerang.

Pengunjung diajak menikmati indahnya nuansa hutan mangrove melalui jembatan setapak yang terbuat dari kayu. Di sepanjang jalan, terdapat gasebo-gasebo yang bisa digunakan sebagai tempat beristirahat, sambil menikmati kuliner khas Tegalpare.

Seperti Iwak pe (pari) rica-rica, sate kerang, kepiting asam manis, dan aneka kuliner lainnya. Di sekitar lokasi juga terdapat kolam pancing untuk yang gemar memancing.

Destinasi ini cocok untuk wisata keluarga, dan edukasi untuk anak-anak sekolah. Berwisata bersama keluarga, sambil edukasi pada anak-anak untuk merawat lingkungannya.

Hary mengatakan, Disperipangan akan terus melakukan pembinaan. Selanjutnya wisata ini akan dikembangkan dengan perahu untuk menelusuri hutan mangrove, serta pengembangan sentra kuliner.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: YONY iSKANDAR
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help