TribunJatim/

Seorang Seniman Patung Asal Yogyakarta Bisa Habiskan Waktu Selama Ini Hanya untuk Cari Inspirasi

Seorang seniman kelahiran kota Sleman, Yogyakarta bernama Purjito (56) mengadakan pameran karya seninya.

Seorang Seniman Patung Asal Yogyakarta Bisa Habiskan Waktu Selama Ini Hanya untuk Cari Inspirasi
TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Purjito (56) membuat patung ada pameran patung tunggalnya di House of Sampoerna, Taman Sampoerna No.6, Krembangan Utara, Kota Surabaya yang bertema 'Dibalik Senyap', pada Kamis (13/7/2017) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Seorang seniman kelahiran kota Sleman, Yogyakarta bernama Purjito (56) mengadakan pameran karya seninya di Galeri House of Sampoerna, Jalan Taman Sampoerna Nomor 6 Surabaya, Jawa Timur.

Dia mendemonstrasikan bagaimana proses pembuatan patung yang hendak diberi judul 'Menari' itu.

"Yang pasti sih ide dan inspirasi ya, kalau keahlian kan bisa berkembang dari waktu ke waktu, tapi kalau inspirasi semakin lama semakin habis," ujar Purjito di sela-sela memperagakan pembuatan patungnya, pada Kamis (13/7/2017).

Dia menuturkan hal tersebut dirasanya masih menjadi kendala hingga saat ini dalam membuat sebuah karya.

Bahkan, untuk mencari sebuah inspirasi dia selalu melakukan hal-hal unik sebelum membuat karya seni baru.

"Kalau sekarang enak, sudah ada internet, bisa cari lewat internet melalui berbagai referensi," lanjutnya.

Semakin banyak ide dan inspirasi yang dimiliki, Purjito akan semakin cepat dalam membuat sebuah karya.

Untuk segi waktu dan biaya dia merasa bukan menjadi halangan.

"Kalau dulu, saya bisa sampai keliling-keliling ke tempat rekreasi, ke saudara, kemana saja yang penting bisa dapat hal baru untuk dijadikan inspirasi, malah saya sempat bingung saat itu harus berkarya menggunakan apa dan bentuk seperti apa yang akan saya buat," tandas Purjito sembari menata wa

Namun dukungan dari keluarga, teman, dan lingkungan sekitarnya, pria yang telah membuat sekitar 200 patung dan lukisan hingga saat ini membuatnya semakin bergairah untuk berkarya.

"Ya syukurlah, sampai saat ini saya belum menemukan kesulitan lagi dalam berkarya, semoga kedepannya seperti ini terus," harap Purjito kemudian mengambil sebuah adonan tanah liat.

Untuk sebuah karya, baik patung maupun lukisan hingga ukiran, paling cepat dia mampu membuat dalam jangka waktu mulai dua jam dan paling lama sampai dua tahun.

"Tergantung moodnya dan itu tidak berlangsung terus menerus selama dua tahun, ada proses jedanya," pungkas Purjito lalu meratakan bagian punggung patung wanita menari yang dibuatnya.

Penulis: pradhitya fauzi
Editor: Edwin Fajerial
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help