TribunJatim/

Banyak Orang Pilih Buang Popoknya di Kali Surabaya Lantaran Tak Mau Pantat Bayinya Panas

"Jadi kan susah kalau sudah mitos begini. Padahal segi medisnya juga tidak membenarkan mitos itu," tambah Musdik. Senada dengan Musdik...

Banyak Orang Pilih Buang Popoknya di Kali Surabaya Lantaran Tak Mau Pantat Bayinya Panas
TribunJatim.com/Nurul Aini
Tim Evakuasi popok bayi lakukan susur sungai yang dimulai dari daerah Wringinanom Gresik hingga daerah Karangpilang Surabaya. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nurul Aini.

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Banyaknya limbah popok bayi di Kali Surabaya menjadi sorotan dalam beberapa hari terakhir.

Siapa sangka, sebuah mitos lama menjadi satu alasan banyak orang membuang popok bayi ke sungai.

Sebagian warga meyakini, jika popok bayi dibakar akan menyebabkan pantat bayi panas.

Hal tersebut didapati Musdik Ali Suhudi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup saat melakukan sosialisasi pada warga.

Baca: Limbah di Kali Surabaya Paling Banyak Bukan Berasal dari Industri

"Kepercayaan atau mitos yang mereka percayai itu jadi takut mau buang popok ditempat sampah, takut di TPA dibakar," cerita Musdik pada Senin (17/7/2017).

Ternyata tidak hanya warga bantaran kali Surabaya, tetangga Musdik sendiri mempercayai mitos tersebut ketika sempat ditanya hal yang sama.

"Jadi kan susah kalau sudah mitos begini. Padahal segi medisnya juga tidak membenarkan mitos itu," tambah Musdik.

Senada dengan Musdik, Subandi warga bantaran kali Surabaya kerap menemui ibu-ibu yang membuang popok ke sungai lantaran mitos yang sama.

Halaman
12
Penulis: Nurul Aini
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help