TribunJatim/
Home »

Jatim

Bos Karaoke Inul Vista Sediakan Penari Striptis yang Bisa Diajak Berhubungan Intim, Berapa Harganya?

Penangkapan empat penari striptis dan seorang pria yang bekerja sebagai Manajer karaoke Inul Vizta di Kediri Mall.

Bos Karaoke Inul Vista Sediakan Penari Striptis yang Bisa Diajak Berhubungan Intim, Berapa Harganya?
ISTIMEWA
Sejumlah Barang Bukti dan Tersangka Kasus Pornografi di Karaoke Inul Vizta Kediri Mall Diringkus Polda Jatim 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA -Penangkapan empat penari striptis dan seorang pria yang bekerja sebagai Manajer Karaoke Inul Vizta di Kediri Mall, ditangkap Ditreskrimum Polda Jatim.

Penangkapan itu bermula dari laporan warga yang menduga ada prektek asusila dengan menyuguhkan tarian striptis.

Baca: Bos Inul Vista Kediri Ditangkap Usai Menyediakan Penari Striptis, Ini Lima Barang Buktinya

Tak hanya itu penari striptis yang disediakan bisa melakukan hubungan seks dengan para pelanggannya dalam ruangan karaoke tentunya dengan tarif.

Menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Barung Mangera tarif Rp 100.000,00 per jam dibebankan bagi pengunjung yang ingin menyewa Lady Escourt (LC) dan minimal booking tiga jam.

Baca: Usai Digerebek, Penari Striptis di Tempat Karaoke Milik Inul Bicara, Sekali Menari Dapat Uang Segini

"Sedangkan untuk melayani hubungan seks di ruangan tarifnya pun berbeda pula," katanya saat lakukan konferensi pers di Markas Polda Jatim, pada Senin (17/7/2017).

Pelanggan yang ingin melakukan hubungan seks di sebuah ruangan dikenakan tarif Rp 2.000.000,-.

Menurut keterangan beberapa korban dan tersangka, hal tersebut telah berlangsung sejak beberapa bulan bahkan tahunan yang lalu.

Baca: Karaoke Inul Vista di kediri Sudah Jadi TO Polisi, Gara-garanya ini

Akibat perbuatannya seorang tersangka berinisial INS yang bekerja sebagai Manajer karaoke Inul Vizta di Kediri Mall dijerat pasal 296 KUHP dan pasal 506 KUHP.

"Dapat dipidana paling lama enam belas bulan atau pidana denda paling banyak Rp 15.000.000,00," katanya.

Selain itu, dia bisa terancam hukuman tambahan selama satu tahun jika menarik keuntungan dari perbuatan cabul seorang wanita dan dijadikan sebagai pencaharian.

Penulis: pradhitya fauzi
Editor: Edwin Fajerial
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help