TribunJatim/
Home »

Jatim

Pilgub Jatim 2018

Ingin Jadi Alternatif, Pasangan Ini Siap Ramaikan Pilgub Jatim 2018

Pasangan Zainudin Amali dari Partai Golkar dan Fandi Utomo dari Partai Demokrat bisa menjadi pasangan alternatif Cagub dan Cawagub Jatim dalam Pilgub

Ingin Jadi Alternatif, Pasangan Ini Siap Ramaikan Pilgub Jatim 2018
SURYA/BOBBY KOLOWAY
Pertemuan Komisioner Bawaslu Jatim dengan Anggota DPR RI, Zainuddin Amali dan Fandi Utomo, Sabtu (15/7/2107) di kantor Bawaslu Jatim. 

TRIBUNJATIM.COM - Pasangan Zainudin Amali dari Partai Golkar dan Fandi Utomo dari Partai Demokrat bisa menjadi pasangan alternatif Cagub dan Cawagub Jatim dalam Pilgub Jatim 2018.

Keduanya memang belum resmi mendaftar ke partai politik, namun keduanya mempunyai massa yang cukup besar.

Berdasarkan rilis yang diterima TribunJatim.com, massa tersebut juga yang mengantarkan keduanya menjadi anggota DPR RI Komisi II.

Zainudin Amali dan Fandi Utomo juga mengetahui bagaimana kinerja Gubernur Jatim, Soekarwo dalam menata pembangunan Jawa Timur.

Baca: Ini Kriteria Tokoh yang Akan Didukung Nasdem dalam Pilgub Jatim 2018

‘’Kami sangat eman jika nanti pasangan Gubernur dan Wagub tidak mampu melanjutkan pembangunan di masyarakat yang dirintis oleh Pakde (Soekarwo). Dan sebaliknya, kami sudah hafal dan belajar bagaimana kebijakan Pakde Karwo dibuat sehingga dijadikan barometer pembangunan di Indonesia,’’ ungkap Zainudin Amali yang juga Ketua Komisi II DPR RI ini, Minggu (16/7/2017).

Sebelumnya, Zainudin Amali juga merupakan tim pemenangan pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf jilid II.

‘’Saya kira hal itu dapat menjadi modal bagi saya dengan Pak Fandi sebagai calon alternatif,’’ tegasnya.

Hal serupa juga diungkapkan Fandi Utomo.

Baca: Tak Buka Pendaftaran Untuk Pilgub Jatim 2018, Ketua DPW Partai Nasdem Jatim Beberkan Alasannya

Fandi Utomo pernah maju dalam Pileg dari Dapil Jatim Satu (Surabaya-Sidoarjo).

Ia mengaku melakukan hal itu bukan karena ambisi, namun karena ia memahami karakteristik masyarakat Jatim.

Fandi juga sudah pernah menjajal maju dalam Pilwali Kota Surabaya, meski pada akhirnya ia kalah.

‘’Sebagai pasangan alternatif, kami berdua tidak terlalu berambisi. Jika ada parpol yang melamar ya monggo. Kalau tidak ada, toh kami masih menjabat sebagai anggota komisi II DPR RI,’’ tegas Fandi Utomo.

Sedangkan untuk pembagian jabatan Cagub dan Cawagub, Zainudin Amali mengatakan, hal itu diserahkan pada Pakde Karwo yang tahu persis akan kinerja keduanya.

Penulis: DWI PRASTIKA
Editor: DWI PRASTIKA
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help