TribunJatim/

Orientasi Hari Pertama Masuk Sekolah, Inilah Tugas Berat yang Bikin Siswa di Surabaya Kelimpungan

Menarik dan jadi beban! Semua sekolah berusaha menarik perhatian siswa baru mereka. Termasuk dengan memberi tugas berat ke para siswa.

Orientasi Hari Pertama Masuk Sekolah, Inilah Tugas Berat yang Bikin Siswa di Surabaya Kelimpungan
Surya/ Sulvi Sofiana
Hari pertama siswa di Surabaya masuk sekolah diisi dengan pemberian tugas berat dan bikin pusing, Senin (17/7/2017). 

Menurut mantan Kepala SMP Negeri 27 dan 37 Surabaya ini, kegiatan ini baru pertama kali dilakukan di tingkat SMP, setelah pihaknya bersama dewan guru mengkaji pelaksanaan LOS dari tahun ke tanun.

"Dari Kegiatan SBTB ini , pihak SekoIah sudah bisa melihat potensi anak didik sejak dini dalam berbagai aspek. Mulai membaca, menulis, merangkum kemudian presentasi di depan kelas,” jelasnya.

Selain membuat rangkuman,orang tua juga diberi teks bacaan untuk dibawa pulang sebagai bahan diskusi dengan orang tua atau wali murid, dengan tujuan terjadi komunikasi awal apa yang diperoleh putra-putrinya ketika mengikuti LOS.

Baca: Aneh, Meski PPDB Online Diperpanjang, Lima SMA Negeri ini Tetap Kekurangan Siswa

Sedang lembar milik siswa akan dikumpulkan kepada Wali Kelas, selanjutnya dibukukan dan diletakkan di Perpustakaan.

Fandi Ahmad Mahardika, siswa baru SMPN 19 mengaku dirinya cukup kesulitan harus membuat resume menggunakan bahasa Jawa.

Walaupun di rumah dirinya menggunakan bahasa jawa sebagai aktivitas sehari-hari.

"Tiap hari pakai bahasa Jawa campur, jadi ya sulit kalau membuat bahasa jawa asli," ucap alumnus SMP Muhammadiyah 2 Gresik ini. (Surya/Sulvi Sofiana)

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help