TribunJatim/

Sebuah Rumah Terbakar di Kawasan Kapasari Surabaya, Siswa Ini Kehilangan Laptop dan Ijasahnya

Musibah kebakaran yang menimpa rumah milik Zaenal Abidin (18) di Jalan Kapasari Gang IV Nomor 34, Genteng, Surabaya.

Sebuah Rumah Terbakar di Kawasan Kapasari Surabaya, Siswa Ini Kehilangan Laptop dan Ijasahnya
TRIBUNJATIM.COM/SUNDAH BAGUS WICAKSONO
Zaenal Abidin (18) meratapi rumahnya yang baru saja terbakara bersama laptop, ijasah dan surat-surat berharganya pada Senin (17/7/2017) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sundah Bagus Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Musibah kebakaran yang menimpa rumah milik Zaenal Abidin (18) di Jalan Kapasari Gang IV Nomor 34, Genteng, Surabaya.

Rumahnya beserta seluruh barang berharganya ludes dilalap si jago merah pada Senin (17/7/2017) sekitar pukul 15.00 WIB.

Hal ini dikatakannya kepada TribunJatim.com saat ditemui di lokasi kejadian usai api dipadamkan.

"Saat musibah terjadi tidak ada seorang pun di dalam rumah. Orang tua dan adik saya juga pas enggak di rumah. Kejadian awal diketahui oleh adik sepupu yang menemui saya dengan tergesa-gesa sambil mengatakan ada kepulan asap dari lantai atas rumah saya, sontak saya segera lari pulang dan mengecek," ungkap siswa kelas XII SMK Berdikari ini.

Baca: Hidup Terlantar di Atas Becak, Begini Kisah Keluarga Kakek Agus Hingga Jenazahnya Ditolak Keluarga

"Awalnya saya hanya melihat api kecil tapi pas balik sambil membawa serbet basah untuk memadamkannya, saya lihat di bagian atap belakang ternyata api sudah membesar, saya tidak sempat menyelamatkan apa-apa," imbuhnya.

Api diduga berasal dari korsleting listrik di lantai atas dekat kamar Zaenal.

Melihat kejadian tersebut warga sekitar yang semula tenang mendadak panik dan segera melakukan penyiraman dengan sumber air seadanya sebab lokasi kejadian merupakan kawasan padat penduduk.

Beberapa warga membantu memadamkan api dan memanggil mobil pemadam kebakaran (pmk).

Api mulai bisa dijinakkan satu jam setelahnya dengan bantuan warga dan dua mobil pemadam kebakaran.

"Ijazah, laptop, dan barang-barang lain milik saya hangus semua, ludes dilalap api," jelasnya saat masih menggunakan seragam sekolah.

"Selain ijazah dan laptop, surat-surat berharga milik keluarga seperti KK dan akta juga ludes terbakar namun segera diurus oleh orang tua saya ke kecematan dan kantor polisi," tutupnya.

Baca: Keluarga Tak Ada yang Mau Urus, Pria yang Tewas di Becak Dimakamkan Menggunakan Iuran Warga

Penulis: Sundah Bagus Wicaksono
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help