TribunJatim/
Home »

Jatim

75 Calon Jamaah Haji di Jawa Timur Gagal Berangkat, Ini Penjelasannya

Jangan sampai kondisi kesehatan Anda menjadi kendala untuk beribadah haji di tahun ini.

75 Calon Jamaah Haji di Jawa Timur Gagal Berangkat, Ini Penjelasannya
TRIBUNJATIM.COM/MANIK PRIYO PRABOWO
Kepala Divisi Keimigrasian Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur, Lucky Agung Binarto. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Manik Priyo Prabowo

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Jangan sampai kondisi kesehatan Anda menjadi kendala untuk beribadah haji.

Seperti 75 orang Calon Jamaah Haji (CJH) di Jawa Timur yang tak jadi naik haji pada 2017 ini karena kondisi kesehatan yang memburuk.

Seperti dijelaskan Kepala Divisi Keimigrasian Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur, Lucky Agung Binarto, setidaknya ada 75 JCH gagal dan tertunda naik hajinya.

Baca: Ketua Umum Setya Novanto Jadi Tersangka, Kantor DPD Golkar Jatim Justru Direpotkan Hal Ini

"Total sampai hari ini, 150 orang belum jadi paspornya," jelas Lucky saat jumpa pers di Kantor Kemenkum HAM Jatim, Jalan Kayoon, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (18/7/2017).

"Secara rinci, dari total 150 orang, 75 orang terkendala data nama yang berbeda dan paspor belum tercetak dan 75 orang gagal naik haji di 2017," lanjut Lucky.

Baca: Ribut Sama Kasir Supermarket Sampai Naik Meja, yang Dilakukan Cewek Ini Selanjutnya Bikin Jijik

Menurut data yang diperoleh Imigrasi, 75 orang yang gagal ini dikarenakan dalam kondisi sakit, meninggal dunia, dan menyatakan untuk menunda keberangkatan hajinya.

Lucky juga memapaparkan, kendala belum bisa diterbitkannya paspor ke-75 CJH itu dikarenakan nama yang tertera di identitas berbeda dari nama yang tertera di akta, ijazah, maupun identitas lainnya.

"Beda atau kurang satu huruf saja Imigrasi tak bisa terbitkan paspor. Jadi bukan 3.000 CJH yang belum tercetak paspornya," katanya.

Baca: Sering Beradegan Ranjang, Ini 5 Aktris yang Lama-lama Menikmatinya, No 3 Gini Dulu Sebelum Syuting

Penulis: Manik Priyo Prabowo
Editor: Alga Wibisono
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help