TribunJatim/

Liga Indonesia 2

Inilah Penyebab Kekalahan PSBI Dari Persebaya

Kekalahan 4-0 yang dialami PSBI Blitar atas Persebaya Surabaya, Rabu (2/8/2017) kemarin malam, diterima dengan lapang dada oleh Asisten Manajer PSBI,

Inilah Penyebab Kekalahan PSBI Dari Persebaya
TRIBUNJATIM.COM/AYU MUFIDAH
Suasana pertandingan Persebaya lawan PSBI Blitar di Stadion Gelora Bung Tomo, pada Rabu (2/8/2017) 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kekalahan 4-0 yang dialami PSBI Blitar atas Persebaya Surabaya, Rabu (2/8/2017) kemarin malam, di Stadion gelora Bung Tomo, Surabaya, diterima dengan lapang dada oleh Asisten Manajer PSBI, Hardiman Wahyuniarto.

Hal ini karena, pihaknya melihat timnya bermain sangat rapuh dibanding laga-laga sebelumnya, bahkan dirinya mengakui jika timnya kalah saing dengan Bajul Ijo.

Kalah adu mental salah satunya menjadi penyebab hancurnya permainan PSBI. Taufik Angga Yanuarso dkk dinilai kalah mental berhadapan dengan euforia Persebaya, dengan dukungan ribuan Bonek yang memberikan dukungan di Stadion Gelora Bung Tomo.

"Kami mengakui, tim saya sudah bermain bagus, Persebaya juga bermain bagus, tapi untuk kali ini saya intinya dengan atmosfer pertandingan semegah dan semeriah ini membuat permainan yang diinturksikan pelatih tidak bisa berkembang. Jadi mental pemain kurang tertata," kata Hardiman Wahyuniarto, Rabu (2/8/2017) kemarin.

Bagi PSBI, laga home rasa away terberat yang dijalani Blitar selama ini ialah saat menghadapi Bajul Ijo di Bung Tomo kemarin.

"Kalau bermain away melawan Tuban, Persepam, Martapura, Madiun, mental pemain kami masih bisa terjaga dan masih bisa mengimbangi, biarpun kalah saya tetap mengapresiasi mentalnya bagus selain disini, disini saya pesimis dengan pemain saya bisa main lepas," ujarnya.

Selain masalah mental pemain yang kalah bersaing. Masalah fisik juga menjadi kendala bagi tim asuhan Ferry Taufiq Budiman itu.

Sebab PSBI nyaris bermain seminggu tiga kali, yang berbeda dengan Persebaya Surabaya seminggu hanya bermain sekali.

"Masalah fisik pemain memang pengaruh, recovery kami sedikit. Kami sudah main hari Sabtu, tapi hari Rabu main lagi. Belum lagi habis main di Madiun, terus kami away disini. Kami dihantam jadwal yang sangat padat, seminggu 3 kali main," jelasnya.

Akibat kekalahan kemarin, PSBI Blitar mendekam di dasar klasemen dengan 8 poin, sementara Persebaya unggul menjadi pemuncak klasemen Grup 5. (Surya/Dya Ayu)

Penulis: Dya Ayu
Editor: YONY iSKANDAR
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help