TribunJatim/

Pertahankan Adipura, Ini Mimpi Gus Irsyad Untuk Pasuruan Kedepan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan kembali menunjukkan eksistensi dan komitmennya dalam membangun Kabupaten Pasuruan lebih maslahat. Buktinya, dal

Pertahankan Adipura, Ini Mimpi Gus Irsyad Untuk Pasuruan Kedepan
surya/Galih Lintartika
Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf saat foto bersama jajarannya membawa Piala Adipura 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan kembali menunjukkan eksistensi dan komitmennya dalam membangun Kabupaten Pasuruan lebih maslahat. Buktinya, dalam sepekan ini, Pemkab Pasuruan mendapatkan tiga penghargaan sekaligus.

Tiga penghargaan itu berupa Kepala Daerah Inspiratif dan Inovatif versi sebuah media ternama, Penghargaan Piala Adipura untuk kategori Kota Kecil Bersih Bangil, dan penghargaan Adiwiyata Mandiri untuk SMAN 1 Pandaan.

Penghargaan itu diterima langsung oleh Bupati Pasuruan Isryad Yusuf di Jakarta. Khusus untuk Adipura, tahun ini merupakan tahun kedua setelah tahun lalu juga berhasil mendapatkannya.

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf mengatakan, Piala Adipura 2017 yang diterima Kabupaten Pasuruan ini untuk kategori Kota Kecil Bersih, Bangil.

"Ini kado yang melengkapi empat tahun kepemimpinan saya dan Mas Gagah dalam mewujudkan Kabupaten Pasuruan yang sejahtera dan maslahat,” kata Irsyad, saat dihubungi Surya, Kamis (3/8/2017).

Menurut Irsyad, keberhasilan mendapatkan piala tertinggi di bidang kebersihan itu tak lepas dari kerja keras dari semua pihak, mulai dari petugas kebersihan, pemerintah daerah, alim ulama beserta tokoh masyarakat, dunia usaha, dan masyarakat.

"Lega rasanya kalau kerja keras kita terbayarkan. Mudah-mudahan apa yang kita capai dapat memberikan manfaat," kata dia.

Gus Irsyad, sapaan akrabnya, mengatakan, penghargaan ini merupakan cambuk buat Pemkab Pasuruan untuk bekerja lebih keras lagi ke depannya. Ia berharap, semua pihak tidak puas begitu saja, namun tetap tumakninah untuk menciptakan Kabupaten Pasuruan yang lebih maslahat.

"Minimal bisa sesuai dengan tagline Kabupaten Pasuruan yakni Always Fresh,” ungkap dia.

Kepala DLH Kabupaten Pasuruan, Muhaimin menambahkan, mendapatkan predikat Adipura ini tidak mudah. Ada beberapa tahapan yang harus dilalui sebelumnya, termasuk harus lulus dari beberapa penilaian yakni penilaian fisik, non fisik dan paparan kepala daerah.

Untuk fisik, fokus penilaian adalah pengelolaan sampah seperti Tempat Pembuangan Sampah (TPS) 3R (Reuse, Reduce and Recycle), TPST (Tempat Pembuangan Sampah Terpadu), hingga Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Selain itu, kebersihan kota juga menjadi perhatian para penilai, mulai dari saluran terbuka, jalan sampai dengan ruang terbuka hijau (RTH).

“Kalau paparan Bupati sudah tidak diragukan lagi, karena begitu paparan, tim penilai sudah melihat bahwa Pak Bupati Irsyad sudah luar biasa menjelaskan secara detail tentang apa saja langkah yang dilakukan untuk meraih Piala Adipura ini,” imbuhnya singkat. (Surya/Galih Lintartika)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: YONY iSKANDAR
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help