TribunJatim/

Polisi Buru Pelaku Pencatut Nama Kasat Reskrim Polres Kediri, Ini Lokasi Pelakunya

Polisi mendapat titik terang terkait keberadaan pelaku penipuan melalui media jejaring facebook bermodus mencatut nama Kasat Reskrim Polres Kediri AKP

Polisi Buru Pelaku Pencatut Nama Kasat Reskrim Polres Kediri, Ini Lokasi Pelakunya
Ist
Akun facebook Aldy palsu 

 TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Polisi mendapat titik terang terkait keberadaan pelaku penipuan melalui media jejaring facebook bermodus mencatut nama Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Aldy Sulaeman.

Memanfaatkan kecanggihan hasil pencarian Information technology (IT) polisi petunjuk keberadaan pelaku.

Polisi menduga bahwa akun facebook yang menyaru sebagai AKP Aldy Sulaeman itu dikendalikan dari Pulau Sumatera tepatnya di daerah Lampung.

Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Aldy Sulaeman mengatakan bersama anggotanya sudah berada di Lampung untuk mencari keberadaan pelaku. Pihaknya berupaya keras untuk mencari pelaku sampai ketemu.

"Ini masih mencari pelaku di Lampung," terang AKP Aldy Sulaeman melalui sambungan telepon kepada wartawan, Jumat (4/8/2017).

Dikatakannya, penipuan via facebook yang mencatut namanya itu sama persis seperti yang dialaminya saat menjadi Kasat Reskrim di Polres Tanjung Perak Surabaya pada 23 Mei 2015 silam.

Saat itu, tiga pelaku penipuan dua di antaranya adalah narapidana Lapas Rajabasa itu berhasil ditangkap.

Menurut Aldy, menanggapi kasus penipuan memakai akun facebook abal-abal ini kembali menimpa dirinya, pihaknya bakal berupaya keras untuk mengejar pelaku.

Pihaknya optimis dapat menangkap pelaku yang telah memanfaatkan namanya untuk menipu seorang janda kaya berinisial N asal Semarang.

"Modus penipuan ini sama persis sama kasus penipuan dua tahun lalu saat masih di Surabaya," ungkapnya.

Ditambahkannya, setelah mendapat kabar adanya penipu yang mencatut namanya itu Aldy bersama anggotanya segera mencari keberadaan pekaku yang berada di luar pulau tersebut.

"Kami langsung berangkat ke sana (Lampung)," pungkasnya. (Surya/ Mohammad Romadoni).

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help