TribunJatim/

Kanim Malang Terapkan Aplikasi Layanan Pemotong Waktu Antre Paspor

Memngurus paspor di Kantor Imigrasi saat ini terbilang cepat. Dari antar meja pengecekan, paling hanya membutuhkan waktu 20 - 15 menit selesai.

Kanim Malang Terapkan Aplikasi Layanan Pemotong Waktu Antre Paspor
Surya/Sri Wahyunik
Kepala Kanim Malang Novianto Sulastono menunjukkan poster aplikasi antrean online bagi pemohon paspor 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Memngurus paspor di Kantor Imigrasi saat ini terbilang cepat. Dari antar meja pengecekan, paling hanya membutuhkan waktu 20 - 15 menit selesai.

Meskipun prosesnya cepat, tetapi bukan rahasia umum lagi kalau seorang pemohon paspor bisa menghabiskan sekitar empat sampai enam jam, bahkan lebih di kantor tersebut.

Hal ini juga terjadi di Kantor Imigrasi (Kanim) Malang, Jawa Timur. Lamanya orang berada di Kanim ini ternyata faktor antrean. Pemohon paspor harus berangkat lebih pagi supaya dapat antrean depan.

Belum lagi, keberadaan 150 - 200 orang dalam satu hari layanan, membikin orang terpaksa berlama-lama di Kanim.

Persoalan antrean di Kanim Malang ini mulai 7 Agustus coba diselesaikan. Caranya, Kanim Malang mulai menerapkan aplikasi layanan antrean Online. Aplikasi ini bisa ditemukan di playstore ponsel bersistem operasi android dan IOS. Nama aplikasinya 'Antrian Paspor' bergambar buku paspor warna hijau bertuliskan Republik Indonesia di sisi atas dan Paspor Online di sisi bawah.

"Ya baru hari ini, Kanim Malang menerapkan aplikasi ini. Ada 18 Kanim yang menerapkan aplikasi ini per 7 Agustus secara berbarengan," ujar Kepala Kanim Malang Novianto Sulastono kepada Surya, Senin (7/8/2017).

Karena baru hari ini, sosialisasi aplikasi layanan antrean online ini baru dilakukan kepada pemohon paspor di Kanim Malang, Senin (7/8/2017).

Aplikasi ini diujicobakan selama tiga bulan di Kanim Jakarta Selatan. Hasilnya, kini di kantor itu tidak ada lagi pemohon paspor yang mendaftar secara manual, atau antre selama berjam-jam di Kanim. Semua pemohon mengantre melalui aplikasi tersebut.

"Pemilihan Kanim Malang, karena termasuk dalam kategori kantor yang jumlah pemohonnya banyak. Di kami rata-rata per hari 150 - 200 orang pemohon," imbuh Tonton, panggilan akrabnya.

Surya sempat menjajal aplikasi itu. Aplikasi bisa diunduh di playstore. Ketika sudah terunduh, pemohon cukup mendaftar dengan memasukkan data diri sesuai di KTP. Ketika sudah masuk, pemohon di Kanim Malang bisa memilih Kanim Malang yang berada di urutan paling atas di aplikasi tersebut.

Halaman
123
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help