TribunJatim/

Video - Ratusan Botol Miras Impor Slundupan Dibongkar Ditpolair Polda Jatim

Indonesia sepertinya masih menjadi sasaran empuk peredaran minuman keras (miras) dari luar negeri. Ini seiring terbongkarnya ratusan botol miras slun

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Indonesia sepertinya masih menjadi sasaran empuk peredaran minuman keras (miras) dari luar negeri. Ini seiring terbongkarnya ratusan botol miras slundupan yang diungkap Ditpolair Polda Jatim.

Ditpolair Polda Jatim menggagalkan penyeludupan sebanyak 467 botol miras impor berbagai merek di Pelabuhan Gapura Surya Nusantara Tanjung Perak Surabaya, Minggu (6/8/2017) pukul 23 30 Wib.

"Semua miras yang kami amankan itu barang impor dari luar negeri. Miras itu masuk ke Indonesia melalui jalur laut," sebut Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera di Ditpolair Polda Jatim di Tanjung Perak Surabaya, Senin (7/8/2017).

Ratusan botol miras yang disita Ditpolair, dibawa masuk ke Pelabuhan Tanjung Perak oleh ARG (47) dan PS (36), warga asal Rawa Badak Selatan, Jakarta Utara.

Dua kurir itu ditangkap petugas di KM Dorolonda, Minggu (7/8/2017) malam. Kapal tersebut berlayar dari Pelabuhan Tanjung Pinang, Jakarta, Surabaya. Setelah dari Surabaya bakal melanjutkan ke Makasar dan finsh Bitung, Sulut.

ARG dan PS menyelundupkan ratusan miras dengan cara memasukan ke 18 tas koper, dan 5 kardus. Ada sebanyak 18 koli dengan isi sebanyak 467 botol miras.

Setelah dibongkar polisi, rinciannya Chivas Regal 12 (87 botol), Black Label (85 botol), Jose Cuervo (70 botol), Jack Daniels (59 botol), Gordons Specialized (54 botol), Gordons Original (36 botol), Myers's Rum (34 botol), Martell (11 botol), Vaccari (8 botol), Chivas Regal 18 (6 botol), Smirnoff (6 botol), Midori (6 botol) dan Bacardi (5 botol).

"Kelihatanya mau diedarkan ke wilayah Indonesia Timur," tutur Barung. (fat)

Penulis: Fatkhul Alamy
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help