TribunJatim/

Sidang Dimas Kanjeng

Dimas Kanjeng Sakit, Sidang Terpaksa Ditunda, Sakitnya Ini . . .

ang lanjutan kasus penipuan dan penggelapan dengan terdakwa Dimas Kanjeng Taat Pribadi, di Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan, Selasa (8/8/2017) ditunda.

Dimas Kanjeng Sakit,  Sidang Terpaksa Ditunda, Sakitnya Ini . . .
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Dimas Kanjeng saat bercanda dengan pengacaranya M Sholeh, sebelum sidang pembacaan vonis dimulai, di PN Kraksaan, Selasa (1/8/2017) siang. 

 TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Sidang lanjutan kasus penipuan dan penggelapan dengan terdakwa Dimas Kanjeng Taat Pribadi, di Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan, Selasa (8/8/2017) ditunda.

Sidang ditunda, akibat Guru besar dan pengasuh padepokan Taat Pribadi di Dusu Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo tersebut sakit.

Padahal, rencananya hari ini, Taat Pribadi menjalani sidang atas dugaan penipuan dengan korban Prayitno Suprihadi, warga Jember, dengan kerugian material sekitar Rp. 800 juta.

Sesuai agenda, sidang kali ini adalah pembacaan tuntutan oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo.

Meski tak dihadiri oleh penasehat hukum Dimas Kanjeng, majelis hakim yang diketuai Basuki Wiyono tetap membuka agenda persidangan.

Namun, tak sampai 10 menit, Basuki terpaksa menunda sidang, padahal JPU siap dengan tuntutannya. Penundaan itu, dilakukan karena terdakwa tidak hadir dalam persidangan karena sakit.

“Ya kemarin kita menerima surat dari dokter Mohamad Arifin, dokter Rutan Medaeng yang mengatakan terdakwa sakit sehingga perlu istirahat selama tiga hari. Kita tidak tahu sakitnya apa,” kata JPU Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo, Dohar Nainggolan.

Mohamad Sholeh, penasehat hukum Dimas Kanjeng Taat Pribadi, menuturkan klien mengalami sakit radang tenggorokan dan maag. Selain itu, kata dia, Taat juga mengalami depresi paska divonis 18 tahun atas kasus pembunuhan pekan lalu.

“Tiga empat hari yang lalu saya membesuk Dimas Kanjeng untuk meminta tanda tangan melengkapi berkas banding. Saat itu, saya melihat kondisi Taat sangat terpukul dengaan vonis. Kayaknya dia sangat terbebani sekali," paparnya.

Rencananya, sidang dengan agenda yang sama akan digelar pada 15 Agustus mendatang di Pengadilan Negeri Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. (Surya/Galih Lintartika)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help