TribunJatim/
Home »

Tuban

Soal Penolakan Patung Dewa di Tuban, Aparat Diminta Tidak Tunduk pada Tekanan

Patung raksasa dewa Kongco Kwan Sing Tee Koen di Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban ditolak oleh sejumlah masyarakat.

Soal Penolakan Patung Dewa di Tuban, Aparat Diminta Tidak Tunduk pada Tekanan
BBC
Patung Kongco Kwan Sing Tee Koen 

TRIBUNJATIM.COM - Kepala Kantor Staf Presiden Teten Masduki menyoroti terjadinya perubahan nilai di masyarakat Indonesia.

Soal toleransi dan menghormati perbedaan, misalnya.

"Banyak hal-hal yang dulu tidak jadi masalah, kita rukun-rukun saja, duduk bersama dalam perbedaan, dalam kehidupan sehari-hari berbeda dalam politik dan kehidupan bernegara, kok ini sekarang menjadi masalah," ujar Teten di Jakarta, Rabu (9/8/2017).

"Ini suatu fakta yang tidak bisa ditutup-tutupi bahwa memang terjadi perubahan nilai di masyarakat," lanjut dia.

( 5 Fakta Patung Dewa di Tuban, dari Diberi Rekor MURI Hingga Ditutupi Kain Putih Raksasa )

Teten mencontohkan penolakan kelompok masyarakat tertentu atas berdirinya patung raksasa dewa Kongco Kwan Sing Tee Koen di Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban, Jawa Timur.

Puluhan orang dari berbagai elemen menggelar aksi protes di depan gedung DPRD Jatim.

Mereka mendesak agar patung tersebut segera dirobohkan karena tidak terkait dengan sejarah bangsa Indonesia.

Patung setinggi lebih dari 30 meter yang berdiri menghadap ke laut tersebut diresmikan pada 17 Juli 2017 lalu oleh Ketua MPR RI Zulkifli Hasan.

( JIAD Tuding ISIS di Balik Politisasi Patung Kwang Seng Tee Koen Tuban )

Halaman
123
Editor: Agustina Widyastuti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help