TribunJatim/
Home »

Jatim

Agar Bisa Produksi Garam Sepanjang Waktu, Petani Lamongan Buat Terobosan Sederhana ini

Garam jadi komoditi yang paling dicari saat ini akibat terjadi kelangkaan garam di hampir semua wilayah di Indonesia.

Agar Bisa Produksi Garam Sepanjang Waktu, Petani Lamongan Buat Terobosan Sederhana ini
SURYA/HANIF MANSHURI
Aripin Jami'an didampingi PT Kencana Tiara Gemilang dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unibraw, saat menjelaskan proses produksi garam prisma yang dipraktikkannya, Sabtu (12/8/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Garam, menjadi komoditi yang paling dicari saat ini akibat terjadi kelangkaan garam di hampir semua wilayah di Indonesia.

Ada yang menyalahkan musim, dan ada yang menyalahkan petani karena masih menggunakan cara tradisional dalam memproduksi garam.

Padahal banyak hal yang menyebabkan kelangkahan garam di Indonesia saat ini.

Menyikapi hal itu, petani garam di Lamongan mempunyai terobosan agar tetap bisa memproduksi garam disaat musim tidak bersahabat. 

Ini dilakukan para petani garam di Sedayu dengan memanfaatkan iklim laut dalam proses evaporasi garam. Itulah yang melatarbelakangi produksi garam prisma yang kini intens dikembangkan petani garam di Lamongan.

Selain itu, produksi garam prisma bisa meningkatkan kualitas garam sehingga produktifitas bisa naik 3-4 kali lipat dalam setahun dengan kualitas baik yang jauh lebih bersih.

(Inilah Kronologi Lengkap, Ketika Bu Lurah Cantik Dibunuh Hingga Pelaku Ditangkap)

Petani garam prisma tidak jalan sendirian antar petani. Namun ada yang mendampingi dari sebuah lembaga dan perusahaan.

Wakil dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unibraw, Dr Guntur MS mengatakan, percobaan garam prisma ini sudah dilakukan sejak 2016 dengan menggandeng PT Kencana Tiara Gemilang dan dilakukan percobaan di lahan garam milik petani garam di Sedayulawas Kecamatan Brondong Lamongan, Aripin Jami'an.

Tujuan utamanya, adalah memanfaatkan iklim laut dalam proses evaporasi garam. "Juga untuk meningkatkan kualitas garam sehingga produktifitas bisa naik 3-4 kali lipat dalam setahun dengan kualitas jauh lebih bersih," ungkapnya, Sabtu (12/8/2017), di acara dialog solusi cerdas mengatasi kelangkaan garam.

Halaman
123
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help