TribunJatim/
Home »

Jatim

BPBD Minta Masyarakat Daerah Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan untuk Lakukan . . .

Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur meminta kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan kebakaran.

BPBD Minta Masyarakat Daerah Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan untuk Lakukan . . .
ISTIMEWA
Ilustrasi kebakaran 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Adeng Septi Irawan

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur meminta kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan kebakaran hutan lahan (Karhutla) untuk selalu waspada akhir-akhir ini.

Menurut informasi yang dihimpun Tribunjatim.com, berdasarkan laporan BPBD Lumajang telah menetapkan status siaga pada daerah rawan Karhutla.

Wilayah yang baru terbakar tersebut masuk daerah Kabupaten Lumajang tepatnya di Desa Argosari, Gunung Lemongan, dan Lereng Semeru.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur (Jatim) menegaskan kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan untuk waspada dalam penggunaan api saat aktivitas sehari-hari.

"Yang kami tahu biasanya api penyebab kebakaran muncul dari aktivitas warga yang tinggal di sekitar hutan," kata Sudarmawan, Kepala BPBD Jatim saat dikonfirmasi TribunJatim.com, Minggu (13/8/2017).

Bisa berwujud sisa pembakaran yang ditinggal warga, tambahnya, seringnya aktivitas warga menggunakan api tanpa pemantauan menjadi penyebab kebakaran hutan dan lahan tersebut.

Untuk itu, ia menghimbau kepada warga yang tinggal di sekitar hutan agar mematikan api saat hendak meninggalkan selepas melakukan kegiatan pembakaran.

Pihaknya terus memberikan himbauan dan sosialisasi kepada masyarakar melalui jajaran dibawahnya

Dirinya juga meminta sejumlah daerah yang berpotensi mengalami kebakaran hutan dan lahan untuk tetap waspada terhadap munculnya titik api secara tiba-tiba.

Meski demikian, kata Sudarmawan, saat ini kebakaran hutan sudah bisa dikendalikan sekaligus dapat diminimalisir berkat kesiapsiagaan jajarannya dan pihak terkait.

Kondisi tersebut tercipta karena kerjasama pemerintah provinsi (pemprov), pemerintah kabupaten (pemkab), serta pihak terkait yang turut berperan serta mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan.

Penulis: Adeng Septi Irawan
Editor: Edwin Fajerial
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help