TribunJatim/

Tukang Cetak Bata Merah Nyambi Jual Sepeda Motor Curian di Wilayah Malang

Mustofa (31) warga desa Ganjaran, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa Timur harus meringkuk dalam tahanan Polres Malang.

Tukang Cetak Bata Merah Nyambi Jual Sepeda Motor Curian di Wilayah Malang
Tribunnews.com
Ilustrasi Curanmor 

 TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Mustofa (31) warga desa Ganjaran, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa Timur  harus meringkuk dalam tahanan Polres Malang.

Ini setelah tersangka yang keseharianya bekerja sebagau tukang cetak bata merah itu kedapatan menjadi penadah dan menjual dua unit sepeda motor hasil curian.

Menurut tersangka Mustofa, dirinya nekat bersedia menjual sepeda motor hasil curian karena tergiur dengan bagi hasil yang didapatkan. Dimana untuk satu sepeda motor yang dijual seharga Rp 1,5 juta, dirinya mendapat bagian 50 persen atau Rp 750 ribu dan sisanya diambil oleh temannya yang diduga sebagai pencuri dan kini menjadi DPO Polres Malang.

"Lumayan, dari bagi hasil jual motor itu bisa untuk nambah penghasilan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena hasil tukang cetak bata merah dapatnya uang lambat nunggu bata merah terjual," kata Mustofa di Mapolres Malang.

Sementara PS Kasubag Humas Polres Malang, Ipta Ahmad Taufik mendampingi Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka penadah dan penjual barang hasil curian berasal dari informasi masyarakat. Petugaspun setelah menerima informasi langsung melakukan penyelidikan.

"Hasilnya salah satu sepeda motor yang akan dijual tersangka merupakan hasil curian di desa Sukonolo, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang bulan Februari 2017 lalu," kata Taufik, Minggu (13/8/2017).

Petugas Satreskrim Polres Malang, dikatakan Taufik, setelah memastikan sepeda motor yang dijual tersangka merupakan hasil curian langsung melakukan penangkapan. Dan untuk barang bukti selain satu unit sepeda motor Honda Beat tanpa plat nopol juga menyita satu unit sepeda motor jenis sama yang juga tanpa nopol.

Sedangkan untuk tersangka pencuri sepeda motor tersebut, menurut Taufik, saat ini masih dilakukan pengejaran oleh jajaran Satreskrim Polres Malang. Dan dipastikan tersangka yang juga menjadi DPO tersebut akan segera bisa ditangkap karena identitas dan ciri-cirinya sudah diketahui semua.

"Untuk tersangka penadah dan penjual barang hasil curian dijerat dengan Pasal 480 Jo Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara," tutur Ahmad Taufik. (Surya/Achmad amru muiz)

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: YONY iSKANDAR
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help