TribunJatim/
Home »

Jatim

Karaoke Penyedia Tarian Telanjang di Tulungagung Buka Kembali

Yess Karaoke di Jalan Soekarno-Hatta Tulungagung, Jawa timur kembali beroperasi dengan nama baru, Markas.

Karaoke Penyedia Tarian Telanjang di Tulungagung Buka Kembali
Surya/David Yohanes
Yess Karaoke beropertasi lagi dengan nama baru Markas. 

 TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Yess Karaoke di Jalan Soekarno-Hatta Tulungagung, Jawa timur kembali beroperasi dengan nama baru, Markas.

Padahal sebelumnya Pemkab mencabut Tanda Daftar Usaha Pariwisata tempat karaoke ini, karena menggelar tarian telanjang dan ada pengunjung berhubungan badan dengan pemandu lagu.

Papan nama utama di tepi Jalan Soekarno-Hatta ditutup dengan nama baru. Sedangkan di atas gerbang masik masih dipasang nama lama, Yess Karaoke. Sabtu (26/8/2017) malam untuk pertama kalinya, tempat karaoke ini kembali beroperasi.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tulungagung, Heru Santoso membenarkan, bahwa Yess Karaoke telah beroperasi kembali. Menurut Heru, manajemen telah melakukan TDUP baru dengan nama Markas. Pihaknya dimintai rekomendasi sekitar seminggu sebelumnya.

“Kalau kami tidak mengizinkan juga salah, karena bisa dianggap menghambat investasi. Seluruh berkas pengajuannya juga tidak ada yang bermasalah,” terang Heru.

Heru menegaskan, pihaknya hanya memberikan rekomendasi. Namun pihaknya memberikan catatan kepada manajemen, agar tarian telanjang serta hubungan badan pengunjung dengan pemandu lagu tidak diulangi.

“Kalau ke depan peristiwa tersebut terjadi lagi, jangan salahkan jika TDUP kembali dicabut,” tegas Heru.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Santoso membenarkan Yess Karaoke telah beroperasi dengan nama Markas.

"Pengajuan TDUP-nya baru, tapi persyaratan-persyaratan lain melekat pada yang lama," terang Santoso.

Sebelumnya Pemkab Tulungagung mencabut TDUP Yess, karena menggelar tarian bugil dan aktivitas seksual yang terjadi di dalamnya. Kasus ini mencuat setelah Polda Jawa Timur menggrebek, dan menemukan penari telanjang di bawah umur. Polisi juga sudah menetapkan tiga tersangka.

Mereka adalah Ald yang dijerat pasal 296 dan 506 KUHP, JH dijerat Undang-undang 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dan Kk dijerat Undang-undang 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan manusia. (Surya/David Yohanes).

Penulis: David Yohanes
Editor: YONY iSKANDAR
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help