TribunJatim/

Kapolresta Malang : Kasus Pembunuhan Zainudin , Motif HP dan Sedikit Cinta

Kapolresta Malang AKBP Hoiruddin Hasibuan menyatakan pihaknya sudah menemukan motif pembunuhan Zainudin yang ditemukan tewas mengenaskan di kawasan ro

Kapolresta Malang : Kasus Pembunuhan Zainudin , Motif HP dan Sedikit Cinta
Istimewa
Mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan di kebun tebu di RT 04/RW 04 Kelurahan Kedungkandang, Kecamatan Kedungkandang, Malang, Rabu (30/8/2017). 

 TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kapolresta Malang AKBP Hoiruddin Hasibuan menyatakan pihaknya sudah menemukan motif pembunuhan Zainudin yang ditemukan tewas mengenaskan di kawasan rolak Sungai Amprong Kedungkadang Kota Malang, Rabu pagi (30/8/2017).

"Alhamdullilah, kemarin sudah terungkap kasusnya," kata dia kepada wartawan di Polresta Malang, Kamis (31/8/2017).

Motifnya adalah mengenai HP dan sedikit masalah cinta. Menurut dia, salah satu pelaku sudah ditangkap, AS, pada Rabu sore. Dia bersama lima orang lainnya ikut dalam aksi itu.

"Pelakunya ada enam orang," jelas dia.

Ditambahkan, masalah HP awalnya dari HP pinjaman. Korban meminjam ke teman perempuan yang juga sedang dicari polisi itu. Namun saat dibutuhkan, HP belum kembali.

"Wanita yang dipinjami HPnya itu juga sedang dicari sekarang," kata kapolres.

Informasi yang beredar, korban memiliki hubungan dengan wanita yang sudah bersuami. Dan hubungan ini sudah diketahui suaminya.

Saat ditemukan, korban yang diketahui bekerja di sebuah tempat usaha pembuatan roti di kawasan Sawojajar dalam keadaan setengah bugil dan ada luka senjata tajam di leher.

Sebelum ditemukan tewas, ternyata korban pada Selasa (29/8/2017) pukul 21.00 WIB ke kawasan rolak Kedungkandang.

Di sana ternyata sudah ada enam orang, termasuk AS yang sudah ditangkap dan suami teman perempuan korban. Pertemuan itu untuk membicarakan masalah.

Namun dalam pembicaraan itu, korban ditendang suami teman perempuan korban. Korban sempat lari namun dikejar para pelaku yang berjumlah enam orang. Masing-masing pelaku melakukan perannya sehingga korban tewas.(Surya/Sylvianita widyawati)

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: YONY iSKANDAR
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help