TribunJatim/

Tingkatkan pariwisata Banyuwaagi, Ada Kursus Tiga Bahasa Gratis Bagi Warga Desa di Banyuwangi

Bahasa asing merupakan kebutuhan bagi daerah pariwisata seperti Banyuwangi. Apalagi Banyuwangi mengembangkan banyak destinasi wisata di desa. ‎

Tingkatkan pariwisata Banyuwaagi, Ada Kursus Tiga Bahasa Gratis Bagi Warga Desa di Banyuwangi
Surya/Haorrahman
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas 

 TRIBUNJATIM.COM,BANYUWANGI - Bahasa asing merupakan kebutuhan bagi daerah pariwisata seperti Banyuwangi. Apalagi Banyuwangi mengembangkan banyak destinasi wisata di desa. ‎

Untuk meningkatkan kualitas SDM warga desa, Pemkab Banyuwangi menggelar Kursus Bahasa Asing Berbasis Desa.

Kursus yang digelar gratis di desa-desa ini mengajarkan tiga bahasa, yaitu Bahasa Inggris, Arab, dan Mandarin.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, kursus ini diharapkan memberi kompetensi tambahan bagi warga, terutama generasi muda di desa.

"Ini juga sekaligus memeratakan pendidikan. Biasanya kan yang bisa kursus tambahan bahasa asing itu hanya orang-orang yang punya duit saja, dan tinggal di pusat kota. Nah ini program gratis dan digelar di desa-desa," ujar Abdullah Azwar Anas, Kamis (31/8/2018).

Minimal, kata Abdullah Azwar Anas, warga desa bisa memiliki kemampuan dasar berbahasa asing yang dapat dimanfaatkan untuk mulai mengenalkan bahasa asing ke keluarga dan lingkungan sekitarnya, termasuk ke anak-anaknya jika peserta kursus sudah berkeluarga.

“Syukur-syukur bisa digunakan untuk kegiatan ekonomi produktif. Misalnya menjadi pemandu wisata. Atau minimal warga bisa menyapa atau menjawab saat ada turis yang menanyakan arah. Kelihatannya sepele, tapi hospitality ini penting agar wisatawan betah,” kata Abdullah Azwar Anas.

Kepala Dinas Pendidikan Sulihtiyono menambahkan, kursus bahasa asing diselenggarakan di semua desa dan kelurahan.

Sebelumnya, kursus serupa pernah diselenggarakan pada 2015 lalu, di mana para peserta yang lulus mendapat sertifikat dari lembaga yang diajak bekerja sama.

Dalam pelaksanaanya, satu desa membentuk satu kelompok belajar yang akan dipandu seorang tutor.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help