TribunJatim/

Idul Adha 2017

Warga di Gresik Jual Kembali Daging Kurban Harga Pahe, Begini Reaksi Para Pedagang

Karena harganya murah meriah, daging kurban yang dijual warga diserbu para pembeli

Warga di Gresik Jual Kembali Daging Kurban Harga Pahe, Begini Reaksi Para Pedagang
SURYA/SUGIYONO
Penjual daging di pasar baru Gresik terlihat sepi dan lengang, Minggu (3/9/2017). Penjual daging memilih libur karena banyaknya daging kurban yang dijual murah. 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Penjual daging di Pasar Baru Gresik dan Pasar Kota Gresik tutup selama dua hari sejak Hari Raya Idul Adha.

Liburnya para penjual daging ini karena banyaknya warga yang mendapat daging kurban dan lantas dijual dengan harga murah di sekitar Pasar Gresik.

Sehingga jika para pedagang tetap berjualan, maka akan tidak laku dan merugi.

Selian itu, sebagian penjual daging juga memilih libur untuk mudik dan menikmati Lebaran kurban di rumah.

(5.000 Hewan Kurban di Kota Malang Diperiksa Ketat Usai Disembelih, Temuannya Mengejutkan)

Sumadji, seorang pengunjung pasar Kota Gresik di Jl Samanhudi, mengatakan, harga daging yang dijual cukup murah, yakni antara Rp 70.000 sampai Rp 75.000 perkilogram.

Sementara pada hari biasa, harga daging di pasar mencapai Rp 95.000 perkilogram. Karena harganya murah meriah tersebut, membuat daging kurban yang dijual diserbu sejumlah warga atau konsumen. 

"Jualnya dengan harga paket hemat, Mas,"  ujarnya, Minggu (3/9/2017).

(Delapan Bulan JT Mangkrak dan Kendaraan Dibiarkan Liar, Jalan Nasional Makin Rusak Parah)

Karena itulah, setiap Hari Raya Idul Adha, kata Sumadji, para pedagang daging banyak yang libur dan tidak jualan.

"Kalau tetap jualan pasti rugi. Sebab daging kurban yang dijual masyarakat harganya lebih murah," tegasnya.

Sementara rumah pemotongan hewan (RPH) Kabupaten Gresik juga libur dan tidak memotong hewan selama Hari Raya Idul Adha.

(Libur Long Weekend, Makam Sunan Giri Diserbu Peziarah)

Selain banyaknya hewan kurban, para tenaga penyembelih hewan juga diminta memotong hewan kurban di masjid dan Musala di sekitar tempat tinggal masing-masing.

"Petugasnya juga dapat tugas memotong hewan kurban," kata Siti, penjaga warung depan RPH Kabupaten Gresik, Jl Kramat Langanon. (Surya/Sugiyono)

Penulis: Sugiyono
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help