TribunJatim/

593 Koperasi di Bangkalan Tinggal Papan Nama, Ini Penyebabnya

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Bangkalan tak ambil pusing dengan keberadaan ratusan koperasi yang sudah tak aktif lagi melaksanakan kewajiba

593 Koperasi di Bangkalan Tinggal Papan Nama, Ini Penyebabnya
Surya/David Yohanes
Kantor Koperasi Unit Desa Sri Wigati Kecamatan Pagerwojo terlihat sepi sejak kasus korupsi ketua lama terkuak. 

 TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Bangkalan tak ambil pusing dengan keberadaan ratusan koperasi yang sudah tak aktif lagi melaksanakan kewajibannya. Dari 793 koperasi, terdata hanya 200 koperasi yang masih aktif.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Bangkalan Ali Afandi mengungkapkan, pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa terhadap ratusan koperasi yang tidak aktif karena sudah menjadi kewenangan pemerintah pusat.

"Sebanyak 593 koperasi itu ya tinggal papan namanya saja. Untuk membubarkan, kami tidak mempunyai kewenangan. Ya dibiarkan saja," ungkap mantan Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Bangkalan itu, Selasa (5/9/2017).

Curhatan Raisa Usai Malam Pertama Curi Perhatian, Cuitannya Bikin Netizen Sampai Berimajinasi Liar!

Ia menjelaskan, pihaknya kini fokus terhadap 200 koperasi yang aktif dengan memberikan pembinaan melalui progeram rutin dan pendanaan.

"Jika ada informasi dana pusat, kami sampaikan.Seperti KUR (Kredit Usaha Rakyat). Kami concern kepada koperasi yang jelas saja," jelasnya.

Menurutnya, pembinaan akan menjadi efektif terhadap koperasi dengan banyak anggota dari pada banyak koperasi tapi tanpa anggota atau tinggal papan nama.

"Selain membina 200 koperasi aktif, kami juga membawahi 162.124 pedagang kecil se Kabupaten. Seperti pedagang di pasar, warung bakso, dan toko-toko kecil," pungkasnya. (Surya/Ahmad Faisol)

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help