TribunJatim/

Siap-siap, Job Fair Banyuwangi Sediakan 2000 Lowongan Kerja

Pemkab Banyuwangi kembali menggelar Bursa Kerja atau Job Market Fair (JMF) yang akan dilaksanakan 6 - 8 September di GOR Tawang Alun. Bursa kerja ini

Siap-siap, Job Fair Banyuwangi Sediakan 2000 Lowongan Kerja
Surya/Haorrahman
Baupati banyuwnagi buka Job fair. Tahun ini Banyuwangi kembali menggelar Job Fair. Tersedia 2000 lowongan pekerjaan 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Pemkab Banyuwangi kembali menggelar Bursa Kerja atau Job Market Fair (JMF) yang akan dilaksanakan 6 - 8 September di GOR Tawang Alun. Bursa kerja ini menawarkan 2000 lowongan pekerjaan dari 52 perusahaan.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, bursa kerja ini rutin digelar untuk membantu calon tenaga kerja mendapatkan pekerjaan yang sesuai kompetensinya.

Ajang ini mempertemukan secara langsung antara perusahaan dengan calon tenaga kerja yang dibutuhkan.

”Masyarakat bisa menangkap peluang dan memanfaatkan sebaik-baiknya acara ini untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Begitu pun perusahaan, langsung menggelar wawancara dengan pelamarnya. Jadi klop,” ujar Abdullah Azwar Anas, Selasa (5/8/2017).

Selain gencar mengupayakan ketersediaan lapangan pekerjaan, Pemkab Banyuwangi terus berupaya mencetak enterpreneur muda yang mampu menggerakkan perekonomian daerah.

Pelatihan-pelatihan pun digelar, khususnya bagi pelajar dan pemuda. Mulai dari pelatihan kewirausahaan, internet marketing, pembuatan batik, kerajinan, hingga perbengkelan.

”Dengan beragam program yang saling mendukung, pendapatan per kapita warga melonjak dari Rp 20,8 juta per orang per tahun menjadi Rp 41,46 juta per orang per tahun pada 2016 atau ada kenaikan 99 persen. Angka kemiskinan pun menurun, meski tentu masih banyak problem ekonomi yang harus diselesaikan bersama,” kata Abdullah Azwar Anas.

Baca: Tak Punya Biaya Nikah, Pasangan Muda Ini nekat Ikut Nikah Massal di Kota Madiun

Kepala Disnakertrans Alam Sudrajat menambahkan, JMF yang digelar sejak 2013 cukup efektif untuk menekan jumlah pengangguran. Tahun pertama (2013), Anas merinci mampu menyerap 1.000 tenaga kerja. Tahun 2014-2016, masing-masing menyerap sekitar 800 tenaga kerja.

“Semoga tahun ini bisa lebih banyak, sehingga secara bertahap, kesejahteraan di Banyuwangi juga meningkat,” harapnya.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: YONY iSKANDAR
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help