TribunJatim/

Pilkada Serentak 2018

Ingin Tiga Tokoh Penting ini Maju Pilkada, Kawula Alit Madiun Ambilkan Formulir untuk Mereka

Jadi pemenang pemilu, Partai Demokrat terus diincaran oleh mereka yang ingin jadi Wali Kota Madiun.

Ingin Tiga Tokoh Penting ini Maju Pilkada, Kawula Alit Madiun Ambilkan Formulir untuk Mereka
SURYA/RAHADIAN BAGUS
Komunitas Paseduluran Kawula Alit Madiun mengambil formulir pendaftaran di DPC Demokrat Kota Madiun, Rabu (6/9/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Para tokoh yang ingin menjadi kepala daerah di Kota Madiun mulai mendatangi Partai Demokrat, selaku partai pemenang pemilu.

Selama lima hari pembukaan pendaftaran sejak Sabtu (2/9/2017), tiga orang tokoh dipastikan telah mengambil formulir pendaftaran Bacawali dan Bacawawali Kota Madiun di Kantor DPC Partai Demokrat.

Ketiganya adalah, Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Haryyadin Mahardika, Sekretaris Daerah Kota Madiun Maidi, dan Koordinator Komunitas Paseduluran Kawula Alit, Muhammad Gufron.

(Ingin Jadi Wali Kota Madiun, Dosen Universitas Indonesia ini Pilih Maju Lewat Partai Demokrat)

Muhammad Gufron, mengatakan dirinya bersama anggota komunitas datang ke kantor DPC Partai Demokrat Kota Madiun, pada Rabu (6/9/2017) untuk mengambil formulir bacawali dan bacawawali untuk tiga tokoh yang mereka jagokan. Yaitu, Mushoffa Izzudin, Gandhi Yunita, dan Ngedi Sutrisno.

"Ini nanti saya serahkan kepada ketiga tokoh Madiun itu. Kami akan mengembalikan formulir ini pada Sabtu (9/9/2017) dan membawa satu bakal calon untuk mendaftar di Partai Demokrat," tegasnya, usai mengambil formulir di Kantor DPC Partai Demokrat, Jalan Ahmad Yani, Kota Madiun, Rabu (6/9/2017) siang.

Pengambilan formulir pendaftaran itu merupakan inisiatif dari anggota komunitas. Dia dan anggota Komunitas Paseduluran Kawula Alit menilai tiga tokoh itu mampu memimpin Kota Madiun dan maju pada Pilkada 2018.

(Survei Jadi Cawagub Jatim Tinggi, Bupati Anas Masih Terkesan Malu-malu)

Sementara Partai Demokrat dipilih jadi kendaraan politik, karena dinilai ada banyak kemajuan pembangunan di Kota Madiun selama dipimpin wali kota dari Partai Demokrat.

Sebelumnya, dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia asal Madiun, Haryyadin Mahardika telah mengambil formulir serupa, Senin (4/9/2017).

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help