TribunJatim/

Kaget Tiba-tiba Muncul Bayangan Besar di Jalan Saat Tengah Malam, Panther ini Tewaskan Tiga Orang

Di tengah kegelapan malam, sesosok bayangan besar tiba-tiba muncul dan membuat sopir ini panik dan berujung tragedi.

Kaget Tiba-tiba Muncul Bayangan Besar di Jalan Saat Tengah Malam, Panther ini Tewaskan Tiga Orang
SURYA/RORRY NURMAWATI
Diduga kehilangan kendali, mobil Isuzu Panther menabrak dua pengendara motor di Jalur Alternatif Mojokerto-Lamongan, tepatnya di Desa Cendoro, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Rabu (6/9/2017) malam. 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Diduga kehilangan kendali, mobil Isuzu Panther menabrak dua pengendara motor di Jalur Alternatif Mojokerto-Lamongan, tepatnya di Desa Cendoro, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Rabu (6/9/2017) malam.

Akibat kecelakaan maut itu, tiga pengendara tewas seketika di lokasi kejadian dan dua lainnya luka-luka parah.

Tiga korban tewas adalah Tutik Rahayu (30), Munir (47) dan Ages (10). Sedangkan Wahyu Risky Aji (21) dan Choirul Anam (17) mengalami luka cukup parah.

Kelima korban tersebut merupakan warga Dusun Borang, Desa Sambilawang, Kecamatan Dlanggu, Kebupaten Mojokerto.

(Ingin Salip Motor, Dua Pelajar di Madiun Malah Tewas Mengenaskan)

Kecelakaan mau tersebut bermula ketika, mobil Isuzu Panther W 1069 XG yang dikendarai Sugianto Atmaja, melaju dari arah Kemlagi-Lamongan.

Saat melintas di Jalan Raya Desa Cendoro, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, tiba-tiba dari arah berlawanan muncul truk.

Kondisi jalan yang sempit dan gelap, membuat warga Tuban itu kaget, terlebih truk yang tidak diketahui identitasnya terlalu mengambil jalur ke tengah.

(Tabrak Motor Berhenti, Dua Orang ini Malah Tewas Terlindas Truk)

Dengan cepat, Sugianto mencoba membanting setir ke arah kiri. Diduga tak dapat mengontrol laju kendaraan, pria 35 tahun itu justru menabrak dua kendaraan yang berada tepat di belakang truk.

Tabrakan pun tak bisa dihindarkan.

"Diduga, sopir kehilangan kendali saat mengetahui ada truk yang melintas. Dari olah TKP, ada bekas pengereman yang ada di jalur kanan dari arah Mojokerto," kata Kasatlantas Polresta Mojokerto AKP Edwin Nathanael, Kamis (7/9/2017).

(4 Santri ini Selalu Jadikan Temannya di Pondok Sansak Hidup Hingga Tewas, Gara-gara Ada Laporan ini)

Kendati demikian, Edwin belum bisa memberikan kepastian penyebab terjadinya kecelakaan yang menewaskan satu keluarga tersebut.

"Kami masih lakukan pemeriksaan terhadap sopir, diduga ada kelalaian pengendara mobil," tandasnya. (Surya/Rorry Nurmawati)

Penulis: Rorry Nurmawati
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help