TribunJatim/

Kopi Kapiten made in Petani Pasuruan Makin Go Internasional, Mau Coba Rasanya?

Anggaran khusus dialokasikan untuk mempromosikan dan mengembangkan kopi Kapiten yang sudah teruji sensasi rasanya.

Kopi Kapiten made in Petani Pasuruan Makin Go Internasional, Mau Coba Rasanya?
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf saat acara memetik Kopi Merah, Kamis (7/9/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Pemkab Pasuruan mendukung penuh promosi dan pengembangan Kopi Asli Kabupaten Pasuruan (Kapiten).

Hal itu ditegaskan Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf saat menghadiri acara Petik Kopi Merah di Dusun Gunung Malang, Desa Tambak Sari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Kamis (7/9/2017) siang.

Kepada Surya, Gus Irsyad, sapaan akrabnya, mengatakan, pihaknya sudah mengalokasikan anggaran khusus untuk mempromosikan dan mengembangkan kopi asli Pasuruan.

Kopi Pasuruan ini memiliki potensi yang sangat besar bila dikembangkan secara maksimal.

"Ada delapan kecamatan dengan luas lahan kurang lebih 26 hektar dan semuanya penghasil kopi. Ini yang akan kami gali terus potensinya," katanya.

(Sering Antar Anak Sekolah, Ibu Muda ini Sedot Uang Rp 96 Juta dari ATM Teman, Modusnya Sederhana)

Menurutnya, saat ini, sudah ada tiga kopi asal Pasuruan yang sudah mendapatkan hak Paten dari Kemenkumham.

Tiga kopi itu adalah Kopi Ledug milik Kelompok Tani (Poktan) Prigen, kopi Jos milik Poktan Tutur, dan Arjuno Semar milik Poktan Tambaksari Purwodadi.

"Nanti akan kami kembangkan lagi. Mudah-mudahan semakin banyak yang bisa mendapatkan hak paten," terangnya.

Dikatakan, kopi milik petani kopi ini dibranding menjadi satu nama yakni Kapiten. Kata dia, branding kapiten ini ternyata cukup berhasil.

Halaman
123
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help