TribunJatim/

Lahan 16 Hektar Miliknya Diduga Diserobot, Pondok Pesantren di Gresik ini Lapor Polisi

Pengurus Yayasan Ponpes di Gresik ini melaporkan dugaan penyerobotan tanah wakaf belasan hektar miliknya yang tiba-tiba dikuasai orang lain.

Lahan 16 Hektar Miliknya Diduga Diserobot, Pondok Pesantren di Gresik ini Lapor Polisi
SURYA/SUGIYONO
Pengurus Yayasan Ponpes Al Azhar membawa berkas laporan ke Mapolres Gresik, Jumat (8/9/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Pengurus Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Azhar, Boteng, Kecamatan Menganti dan Suci Kecamatan Manyar melaporkan dugaan penyerobotan tanah wakaf ke Polres Gresik, Jumat (8/9/2017).

Tanah wakaf yang diduga diserobot berada di Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar.

Informasi yang dihimpun dari keluarga besar Yayasan Ponpes Al Azhar menyebutkan, bahwa tanah seluas 16 hektar telah diwakafkan pemilik tanah sejak 2016.

(Jemaah Situbondo Sudah Setor Rp 3,6 Miliar ke First Travel, Tapi Tak Ada Satupun yang Berangkat)

Ternyata, tanah tersebut telah diubah dengan cara mengubah riwayat tanah atas nama Fathur Rahman.

"Diduga, tanah yang sudah diubah itu dijual kepada orang lain. Akhirnya sekarang muncul bangunan semi permanen," ujar Iksanul Hakim Al Bukhari, mewakili Yayasan Ponpes Al Azhar saat di Mapolres Gresik.

Sedangkan data lain menyatakan, tanah itu milik yayasan Ponpes Al Azhar dengan adanya surat putusan Pengadilan Negeri Gresik nomor 65/PDT 6/2016/PN.GSK pada Mei 2017, terbukti tanah milik Hj Fauziah yang sudah diwakafkan ke yayasan Ponpes Al Azhar.

(Siswa Baru Ditarik Sumbangan Jutaan, Wali Murid di Gresik Geruduk Yayasan Maskumambang)

"Putusan tetap PN Gresik pada 24 Juli 2017 bahwa tanah tersebut milik Hj Fauziah. Dan sudah diwakafkan pada 2016," imbuhnya.

Dari kasus dugaan penyerobotan tanah itu diharapkan dapat dikembalikan ke yayasan Ponpes Al Azhar sehingga dapat digunakan untuk keperluan ponpes.

"Kalau bisa tanahnya dapat kembali. Sehingga kita laporkan ke Polisi agar diketahui siapa pemilik tanah sebenarnya," tegas Hakim.

(Sebelum Gedung SD Ambruk, Kasek Ternyata Sudah Punya Firasat dan Mengingatkan ke Pengembang, Tapi)

(Surya/Sugiyono) 

Penulis: Sugiyono
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help