TribunJatim/

Satpol PP Magetan Gamang Tindak Tower Seluler Liar

- Tower yang dibangun PT Tower Bersama, Jakarta di Desa Belotan RT29/RW11, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan meski permohonan izin ditolak, tetap dit

Satpol PP Magetan Gamang Tindak Tower Seluler Liar
istimewa
Ilustrasi penyegelan tower 

 TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Tower yang dibangun PT Tower Bersama, Jakarta di Desa Belotan RT29/RW11, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan meski permohonan izin ditolak, tetap diteruskan.

Diduga ada aksi merusak segel yang dipasang Pemetintah Kabupaten (Pemkab) Magetan disaksikan Polisi Sektoryt setempat.

Saat memasang segel larangan membangun tower, personil Satpol PP sempat menyita sejumlah komponen vital tower sebagai barang bukti (BB), juga disaksikan Polisi setempat.

Namun anehnya, BB itu kabarnya hilang di gudang penyimpanan BB di Satpol PP Pemkab Magetan.

"Satpol PP tidak pernah menyita komponen tower di Desa Belotan, Bendo. Kalau tower di Desa Sumberdukun, Kecamatan Ngariboyo, Magetan, Satpol PP bener pernah menyita sejumlah komponen tower, tapi itu sudah dikembalikan karena permohonan izinnya terbit," kata plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Pemkab Magetan Agung Lewis kepada Surya, Jumat (8/9).

Meski tidak mengakui, Agung mendorong Pemkab mempolisikan PT Tower Bersama, sebagai pelaksana sekaligus pemilik, karena diduga kuat merusak segel larangan pembangunan tower, yang dipasang Pemkab Magetan disaksikan Polisi setempat.

"Kalau memasang segel larangan pembangunan tower karena proses izin belum terbit dibangunan tower Belotan itu bener. Informasinya sekarang bangunan diteruskan berarti merusak segel, kalau benar itu pidana dan bisa dilaporkan Polisi,"ujar Agung Lewis.

Dimaklumi, saat memasang segel dibangunan tower di tanah pekaranhan milik Partoredjo Leboek yang diajukan Budianto dari PT Tower Bersama dan menyita komponen vital tower sebagai barang bukti (BB) hukum, Agung Lewis belum menjabat di Satpol PP Magetan.

Namun penyegelan bangunan tower yang saat itu permohonan izin masih proses, dan penyitaan komponen vital tower disaksikan.

Kepala Bidang Penegak Perda Satpol PP dan Damkar Pemkab Magetan Rachmad Soewastono. Selain itu sejumlah media sempat mengabadikan pengambilan BB yang dilakukan Satpol PP itu.

Kepala Bidang Pelayanan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Magetan Weri Kurniawan membenarkan, tower seluler milik PT Tower Bersama itu permohonan izinnya ditolak.

"Otomatis dengan ditolaknya permohonan izin itu, tower seluler di Desa Bendo itu ilegal. Kalau pembangunan diteruskan, sudah pelanggaran dan itu urusan Satpol PP untuk melakukan penindakan sebagai penegak Perda,"kata Weri Kurniawan kepada Surya, Jumat (8/9/2017). (Surya/Doni Prasetyo)

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: YONY iSKANDAR
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help