TribunJatim/

10 Hari Diburu di Tengah Hutan, Pembunuh Istri Polisi Jombang Tertangkap di Tempat Sepele

Pelaku sempat dinyatakan masuk daftar pencarian orang (DPO), yang fotonya disebar ke sejumlah wilayah sekitar Jombang, Poda Jatim dan Polda Jateng.

10 Hari Diburu di Tengah Hutan, Pembunuh Istri Polisi Jombang Tertangkap di Tempat Sepele
TRIBUNJATIM.COM/SUTONO
Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Wahyu Norman Hidayat menunjukkan foto Mohammad Sokib, tersangka pembunuh Sri Handayani, seorang istri polisi. 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG – Tim gabungan Polres Jombang, Polda Jatim, dan Polsek Bareng akhirnya berhasil menangkap pelaku pembunuhan Sri Handayani (51), warga Desa/Kecamatan Bareng, istri Aiptu Sunaryo, pensiunan anggota Polsek Bareng, Jombang.

Pelaku bernama Mohammad Sokib (29), ditangkap saat pulang ke rumahnya Dusun Sumberdadi, Desa Ngampungan, Kecamatan Bareng, pada Jumat (8/9/2017), sekitar 23.45 WIB.

Padahal sebelumnya, Polres Jombang sudah mengerahkan anggotanya untuk memburu tersangka hingga ke kawasan hutan Wonosalam dan Bareng, Kabupaten Jombang.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Wahyu Norman Hidayat membenarkan sudah ditangkapnya Mohamad Sokib tersebut.

Namun masih enggan memberikan keterangan lebih rinci.

"Iya sudah ditangkap, namun untuk keterangan lebih rinci akan disampaikan dalam 'press release' nanti sore," kata Wahyu Norman Hidayat kepada TribunJatim.com, Sabtu (9/9/2017).

Yang jelas, kata Wahyu Norman Hidayat, pelaku sudah ditahan dan kini menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Jombang.

Penangkapan terhadap pelaku, dilakukan setelah perburuan selama sekitar 10 hari di kawasan hutan Wonosalam dan Bareng, Kabupaten Jombang.

Pelaku sempat dinyatakan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), yang fotonya disebar ke sejumlah wilayah sekitar Jombang, Poda Jatim, bahkan sampai Polda Jateng.

Diberitakan sebelumnya, Sri Handayani, istri pensiunan polisi Aiptu Sunaryo, anggota Polsek Bareng, ditemukan tewas dalam kondisi bersimbah darah, Rabu (30/8/2017) dini hari di ruko miliknya, Jalan Ampera 1, Desa/Kecamatan Bareng.

Saat dtemukan, mayat Sri dalam posisi tengkurap di dekat pintu kamar pribadi. Sebuah gunting menancap di perut kanan korban. Kedua kakinya terikat kabel vacuum cleaner, sedangkan leher terikat kabel setrika.

Tak hanya itu, mulut korban juga sobek, giginya tanggal satu, serta kepala belakang luka terbuka, diduga akibat pukulan keras setrika.

Penulis: Sutono
Editor: Adi Sasono
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help