TribunJatim/

Alasan Harryadin Mahardika Pilih Demokrat Sebagai Kendaraan untuk Maju di Pilkada 2018 Kota Madiun

Batal maju melalui jalur independen, Harryadin Mahardika memilih Partai Demokrat sebagai kendaraan untuk maju Pilkada 2018 Kota Madiun.

Alasan Harryadin Mahardika Pilih Demokrat Sebagai Kendaraan untuk Maju di Pilkada 2018 Kota Madiun
YouTube
Harryadin Mahardika 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Batal maju melalui jalur independen, Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI), Harryadin Mahardika memilih Partai Demokrat sebagai kendaraan untuk maju di Pilkada 2018 Kota Madiun.

Meski citra Partai Demokrat di Kota Madiun tercoreng pasca ditangkapnya mantan Wali Kota Madiun, Bambang Irianto, oleh KPK atas kasus korupsi, Mahardika tidak terlalu merisaukannya.

Ia mengaku tidak khawatir masyarakat Kota Madiun tidak akan memilih calon wali kota dari Partai Demokrat.

Justru, dia mengaku melihat peluang untuk memperbaiki citra Partai Demokrat.

Pembunuh Istri Pensiunan Polisi Jombang Dikenal Rajin Ibadah, Ulah Anehnya Sebelum Nikah Terungkap

7 Penyebab Delay Pesawat Terkonyol di Dunia, Mulai Tikus Sampai Tisu, Penerbangan Batal Berjam-jam!

"Justru itu, bagi saya peluang sebenarnya, meskipun bagi yang lain itu tantangan. Partai Demokrat membutuhkan rejuvenasi atau kalau dalam istilah merek atau branding, itu artinya penyegaran merek," katanya saat ditemui usai mengembalikan berkas formulir pendaftaran, Sabtu (9/9/2017) siang.

Rejuvenasi atau penyegaran merek, kata Mahardika, bisa dilakukan dengan dua hal.

Yang pertama perbaikan dari internal yakni dengan cara mengubah atau mengganti mereknya, misalnya mengganti logo merek dan mengganti nama merek.

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Alga Wibisono
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help