TribunJatim/

Enam Nelayan Prigi Trenggalek Gelar Pesta Miras, Satu Orang Tewas

Didik Rusdianto (25) warga Desa Tasikmadu RT2/RW 1, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur dirujuk ke IGD RSUD dr Iskak Tulungagung, Sen

Enam Nelayan Prigi Trenggalek Gelar Pesta Miras, Satu Orang Tewas
Surya/David Yohanes
Didik Rusdianto (25), korban keracunan miras di IGD RSUD dr Iskak Tulungagung. 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Didik Rusdianto (25) warga Desa Tasikmadu RT2/RW 1, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur dirujuk ke IGD RSUD dr Iskak Tulungagung, Senin (11/9/2017) pagi.

Saat datang, Didik hampir tidak sadarkan diri. Menurut penuturan keluarga, Didik mabuk minuman keras.

"Informasi dari teman-temannya, dia minum-minuman keras pada Malam Minggu kemarin," ucap Sutini (55), kakak sepupu Didik.

Didik sempat pulang dalam keadaan sehat. Namun Minggu malam Didik kembali minum-minuman keras.

Didik pulang pada Senin (11/8/2017) sekitar pukul 02.00 WIB. Pukul 06.15 WIB, Sutini melihat kondisi adik sepupunya tersebut melemah.

Mulutnya terkatup dan sulit dibuka. Sutini kemudian berupaya meminumkan segelas air kelapa muda ke mulut Didik.

"Satu gelas air kelapa muda tersebut bisa masuk. Terus datang para tetangga dan menyarankan Didik dibawa ke rumah sakit," tambah Sutini.

Baca: 10 Tahun ini, Edi dan Sri Asal Tulungagung ini Hanya Menghabiskan Hari-harinya di Atas Ranjang

Didik sempat dibawa ke Klinik Nur Medika, di Watulimo. Namun karena kondisinya parah, Didik dirujuk ke RSUD dr Iskak Tulungagung.

Menurut Kasi Informasi dan Pemasaran RSUD dr Iskak, Mochammad Rifai mengatakan, pasien datang dengan kondisi keracunan methanol (jenis alkohol yang tidak boleh dikonsumsi).

"Kondisinya parah, pasien dirawat di red zone (zona kritis) IGD," terang Rifai.

Sementara informasi dari kepolisian, ada enam orang yang pesta miras bersama Didik. Satu di antaranya meninggal dunia.

Sedangkan empat orang dirawat di Klinik Nur Medika Watulimo. Kapolsek Watulimo, AKP Saiful Rokhman, saat dihubungi lewat telepon belum bisa memberikan penjelasan.

"Ini masih melakukan olah TKP, nanti saja."ucapnya.(Surya/David Yohanes)

Penulis: David Yohanes
Editor: YONY iSKANDAR
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help