TribunJatim/
Home »

Bisnis

» Makro

Jawa Timur Dianggap Punya Institusi Keuangan Syariah yang Mendukung, Kok Bisa?

Kepala Advisory Ekonomi dan Keuangan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Taufik Saleh menyebutkan Jawa Timur memiliki institusi keuangan syariah.

Jawa Timur Dianggap Punya Institusi Keuangan Syariah yang Mendukung, Kok Bisa?
TRIBUNJATIM.COM/AULIA FITRI HERDIANA
Kepala Advisory Ekonomi dan Keuangan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Taufik Saleh (kanan) bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Difi Ahmad saat memaparkan tentang ISEF, Senin (11/9/2017) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aulia Fitri Herdiana

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Keuangan syariah di Jawa Timur memiliki potensi yang tinggi.

Kepala Advisory Ekonomi dan Keuangan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Taufik Saleh menyebutkan Jawa Timur memiliki institusi keuangan syariah yang mendukung.

"Di Jawa Timur kita punya 6003 pesantren dengan total santri hampir satu juta, atau tepatnya 965.646 santri," terang Taufik saat Bincang Bareng Media di Perpustakaan Bank Indonesia, Surabaya, Senin (11/9/2017).

Taufik tengah menerangkan tentang Indonesia Shari'a Economic Festival atau ISEF yang akan diselenggarakan di Surabaya pada awal November 2017.

ISEF merupakan salah satu event ekonomi dan keuangan syariah terbesar dan terdepan di Indonesia yang mengintegrasikan pengembangan sektor keuangan dengan perekonomian sektor riil.

"Kita punya banyak institusi keuangan syariah yang memadai di Jatim, ada 9 Bank Umum Syariah, 8 Unit Usaha Syariah, 29 BPRS (Bank Perkreditan Rakyat Syariah), 2 Leasing Syariah, dan 42 Unit Usaha Syariah Leasing," terangnya kemudian.

Taufik juga menyebutkan, Jawa Timur memiliki 519 Baitul Mal Wat Tamwil (BMT).

Angka tersebut merupakan jumlah yang sangat banyak, menurut Taufik.

"Dengan telah didukungnya Jawa Timur melalui institusi keuangan syariah tersebut, diharapkan ISEF juga dapat mendongkrak perekonomian syariah di Jawa Timur maupun nasional," tukasnya kemudian.

Penulis: Aulia Fitri Herdiana
Editor: Edwin Fajerial
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help