TribunJatim/

Air PDAM Mati, Warga Ketawanggede Kota Malang Dikirimi Air Bersih

Warga Jl Kertoraharjo, Kelurahan Ketawanggede, Kota Malang resah karena air PDAM mati.Untuk itu, petugas PDAM Kota Malang mengirim dua tangki air yang

Air PDAM Mati, Warga Ketawanggede Kota Malang Dikirimi Air Bersih
Ilustrasi Air PDAM 

 TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Warga Jl Kertoraharjo, Kelurahan Ketawanggede, Kota Malang resah karena air PDAM mati.Untuk itu, petugas PDAM Kota Malang mengirim dua tangki air yang membawa air bersih.

Per tangki berisi 4000 liter. Ketika mobil tangki itu datang, cepat ludes diserap warga, Selasa (12/9/2017).

Mereka ada yang membawa galon air dan ember. "Tadi mati sampai sekarang," jelas Dede Iskandar, salah satu warga kepada suryamalang.com.

Pengiriman air dilakukan pada pukul 09.00 WIB. Menurut Agus Irianto, petugas pengirim air bersih PDAM Kota Malang penyebabnya karena ada pipa 8 dim pecah di depan Masjid Dawuhan karena kena beckho.

Sehingga berdampak pada aliran PDAM wilayah Merjosari, MT Haryono, Gajayana dan Tlogomas. Meski sudah dikirimi air, namun nampaknya tidak semua warga mendapatkan. Sebab pengiriman air juga terbatas. Karena memang tidak ada pembatasan pengambilan.

Menurut Dede, semalam air masih hidup. Namun setelah itu kotor. Sehingga air PDAM dimatikan. Ia juga bingung karena di tempatnya ada mahasiswa kos berjumlah sebanyak delapan orang. Sementara mengambil air dari sumur milik tetanggannya.

"Dulu, meski kemarau, tidak ada masalah air karena PDAM tidak mati," kata dia. Ia mendapat air bersih sebanyak empat galon. Sedang Pudji Mulyo, pemilik warung Pudji Mulyo juga bingung ketika air PDAM mati sejak pukul 18.00 WIB sampai saat ini.

"Kan kebutuhan air cukup banyak untuk warung. Buat masak, buat nyuci," jelas dia kepada suryamalang. Akhirnya, saat pagi, ia mengerahkan dua pekerjanya yang biasa membantu masak dengan untuk mencari air bersih.

"Ada yang mencari di Jl Gajayana, ke sekitar tetangga. Dampaknya ya..kegiatan memasak terganggu karena semua menggandalkan air PDAM," papar dia. Sedang jika membuat sumur, kualitas airnya juga buruk. Dari hasil mencari air kemana'mana, ia mendapat air beberapa ember dan galon. (Surya/Sylvianita widyawati)

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: YONY iSKANDAR
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help