TribunJatim/

Demi Kebutuhan Hidup Penyandang Difabel di Kediri Jadi Perajut

Kedua tangan Siti Musyripah terlihat begitu terampil ketika merajut benang nilon untuk dijadikan sebuah kerajinan tangan. Wanita 37 tahun ini sangat t

Demi Kebutuhan Hidup Penyandang Difabel  di Kediri Jadi Perajut
Surya/Mohammad Romadoni
Siti Musyripah tampak konsentrasi ketika merajut tas di atas kursi roda. Ia harus fokus saat membuat kerajinan ini agar hasil finishing rapi dan halus. 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI- Kedua tangan Siti Musyripah terlihat begitu terampil ketika merajut benang nilon untuk dijadikan sebuah kerajinan tangan. Wanita 37 tahun ini sangat telaten saat merajut aneka handmade di atas kursi roda itu.

Di rumah sederhana milik sang kakak yang berada di Desa Toyoresmi, Kecamatan Ngasem,Kabupaten Kediri ini dia mulai serius menggeluti kerajinan handmade ini.

Meski memiliki kekurangan fisik tak membuatnya patah arah. Penyandang difabel ini enggan hanya berpangku tangan dan berdiam diri menerima keadaan itu.

Bermodal tekad serta keinginan kuat ia memutuskan untuk menjadi perajin rajut. Usaha handmade yang dirintis selama ini kini berkembang. Hasil dari usahanya itu dipakainya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Ia tak mau merepotkan sang kakak secara finansial.

Bakat merajut yang diperoleh semenjak kecil itu membuatnya tak kesulitan saat membuat beraneka ragam kerajinan handmade. Meski belajar secara ototidak kerajinan tangan buatannya sangat rapi dan mempunyai nilai seni.

Bisnis handmade ini diluar ekspektasinya. Berawal saat anak terakhir dari tujuh bersaudara ini iseng merajut membuat gantungan kunci untuk adik keponakannya.

Ia tak menyangka hasil rajutan gantungan kunci yang saat itu dibawa ke sekolah banyak menarik perhatian teman sejawatnya. Tak pelak, teman-teman sekolah keponakan itu berminat untuk memesan dan membelinya.

Saat itu pesanan seni rajut gantungan kunci bertema aneka ragam tokoh anime kartun kekinian mulai dibuatnya. Ia memakai bahan untuk merajut benang dari jenis nilon, Polycery dan Filamen.

Tak mudah untuk merangkai benang-benang nilon itu menjadi bentuk yang diinginkan. Butuh keahlian khusus dan kesabaran eksra tinggi agar hasil dari rajutan sempurna.

Harga satu gantungan kunci rajutan terbilang cukup murah meriah. Untuk satu gantungan kunci bertema karakter anime kartun atau boneka berharga Rp 10.000 hingga Rp 30.000.

Meski keterampilan yang dapat dari otoditak membuatnya terpacu untuk mengembangkan model kerajinan tangan lainnya. Ia mulai bereksperimen merajut membuat aneka tas kecil hingga tas slempang.

Halaman
123
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help