TribunJatim/

Diperbarui, Kafetaria Creative Land UB Utamakan Menu Halalan Thoyyiban

Mahasiswa Universitas Brawijaya kini memiliki tempat makan baru di dalam kampus mereka. Tempat makan bernama Kafetaria Creative Land (CL) itu merupaka

Diperbarui, Kafetaria Creative Land UB Utamakan Menu Halalan Thoyyiban
Surya/ Neneng Uswatun Hasanah
Kantin baru UB, Kafetaria Creative Land (CL) di belakang Gedung Samantha Krida. 

 TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Mahasiswa Universitas Brawijaya kini memiliki tempat makan baru di dalam kampus mereka. Tempat makan bernama Kafetaria Creative Land (CL) itu merupakan pembaruan dari kantin bebas yang sebelumnya sudah ada.

Manajer Operasional dan Keuangan Kantin UB, Ali Budianto mengatakan kafetaria CL memang hasil renovasi kantin bebas yang terletak di belakang Gedung Samantha Krida UB, dan menjadi badan usaha non akademik (BUNA) UB.

"Sebelumnya, di sini adalah tempat berkumpulnya armada taksi. Kemudian juga menjadi tempat nongkrong para mahasiswa karena muncul beberapa pedagang bebas," ujarnya pada SURYAMALANG.COM, Selasa (12/9/2017).

Karena potensinya yang bagus, lokasi tersebut direnovasi menjadi bangunan dua lantai yang lebih bersih dan tertata rapi.

"Harapannya dengan lokasi yang lebih baik, mahasiswa akan semakin produktif. Tidak hanya makan dan nongkrong," katanya.

Kafetaria CL juga berbeda dengan kantin pada umumnya, karena memiliki tim penjaminan mutu. "Kafetaria ini mengutamakan menu yang Halal Thoyyib, yaitu halal dan sehat. Sejak proses penerimaan pedagang, ada tahapan tes dan interview. Jadi bukan asal masuk," ungkapnya.

27 stan pedagang makanan yang berada di CL haru menggunakan bahan yang halal dan bersih, serta sehat dalam arti tidak menggunakan pengawet atau perasa buatan.

"Monitoring akan dilakukan juga setiap triwulan untuk menjaga mutu, juga memutus kontrak bagi pedagang yang track recordnya kurang baik," jelas Ali.

Perbedaan yang lain, adalah pembayaran yang menggunakan sistem e-money yang bekerjasama dengan salah satu perbankan.

Karena perubahannya, Kafetaria CL juga mulai dikunjungi oleh para mahasiswi.

"Sebelumnya memang di sini hanya cowok-cowok yang suka nongkrong karena bebas merokok. Sekarang kami batas untuk rokok dengan melarang pedagang menjual rokok. Sehingga pedagang banyak yang lapor kalau mahasiswi sudah mulai banyak yang berkunjung," ujarnya.

Salah satunya adalah Fitria yang datang bersama beberapa temannya dari jurusan Budidaya Perairan UB.

"Pilihan menunya banyak, tempatnya juga nyaman dan bersih. Semoga terus ditambah menu makanan dan minumannya," katanya. (Surya/ Neneng Uswatun Hasanah)

Editor: YONY iSKANDAR
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help