TribunJatim/

Polisi Ini Alamai Partah Tulang Kaki Saat Penggerebekan Bandar Sabu-sabu di Malang

Nasib sial dialami Brigadir Sumarji (37) masih dirawat di RS Panti Nirmala. Ia telahmenjalani operasi setelah diketahui ada patah tulang pada kaki dan

Polisi Ini  Alamai Partah Tulang Kaki Saat Penggerebekan Bandar Sabu-sabu  di Malang
Surya/Achmad Amru Muiz
tiga tersangka pengedar sabu yang diamankan Satreskoba Polres Malang, Senin (10/7/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Nasib sial dialami Brigadir Sumarji (37) masih dirawat di RS Panti Nirmala. Ia telahmenjalani operasi setelah diketahui ada patah tulang pada kaki dan lengan kirinya.

Dia harus dirawat secara intensif karena luka patah tulangnya terbilang berat. Bagian tulang pangkal pahanya patah berkeping-keping.

Polres Malang Kota terus menggali keterangan dari tersangka pengedar sabu-sabu, Aan Axisal (25) yang dalam proses penggerebekannya mengakibatkan seorang petugas mengalami patah tulang di kaki dan lengan kiri.

Warga Jalan Sonokeling Nusa Indah, Ciptomulyo-Sukun itu diduga sindikat pengedar dan ada orang-orang lainnya di belakang Aan.

Kasubbag Humas Polres Makota Ipda Ni made Seruni Marhaeni menginformasikan pihaknya terus menelusuri informasi baru terkait pelaku lain yang menyediakan sabu satu gram untuk Aan.

“Masih dilakukan penyidikan lebih lanjut,” katanya, Selasa (12/9/2017).

Dari keterangan yang sudah dihimpun, Aan sampai sekarang masih bersikeras bahwa dia hanya memakai 1 gram sabu untuk dirinya sendiri.

Dia mengambil satu gram kristal meth ini setelah membongkar bungkusan yang diranjau di Jalan Sarangan.

Aan lalu berkendara ke Jalan Kolonel Sugiono sebelum dibekuk. Polisi measih mendalami pengedar lain yang menyuplai barang untuk Aan. Jaringan tersebut diduga kuat berasal dari daerah Jatim bagian utara.

“Dikembangkan untuk membongkar jaringan. Penyelidikan tak berhenti di Aan,” sambung Heni.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: YONY iSKANDAR
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help