TribunJatim/

Satu Lagi Pelaku Pemerkosa dan Pembunuh Cewek di Pantai Bangkalan Ditangkap, Pengakuannya Aneh

Pengakuan aneh pelaku pemerkosaan dan pembunuhan sepasang sejoli ini di Pantai Bangkalan ini membikin aparat geram. Padahal dia . . .

Satu Lagi Pelaku Pemerkosa dan Pembunuh Cewek di Pantai Bangkalan Ditangkap, Pengakuannya Aneh
SURYA/AHMAD FAISOL
Pelaku kasus pemerkosaan dan pembunuhan, Mohammad Hayat saat ditangkap Satreskrim Polres Bangkalan setelah sempat menghilang, Selasa (12/9/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Setelah menangkap tiga pelaku pemerkosaan dan pembunuhan, Satuan Reskrim Polres Bangkalan kembali menangkap seorang pelaku lainnya, Mohammad Hayat alias Mat Beta (38), warga Desa Batah Timur, Kecamatan Kwanyar, Selasa (12/9/2017).

Pria berprofesi sebagai nelayan itu sebelumnya melarikan diri setelah tiga rekannya, Moh Jeppar (28), Muhammad (32), dan Moh Hajir (52), Ketiganya warga Kecamatan Kwanyar ditangkap di awal Agustus.

"Sempat menghilang. Namun ketika ada informasi dia (Hayat) di rumah, kami langsung menangkapnya," ungkap Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Anton Widodo didampingi Kasubbag Humas AKP Bidarudin.

(Miris, Siswi SMA ini Pilih Tempat Suci untuk Membuang Bayi Hasil Hubungan Gelap)

Di hadapan penyidik, Hayat mengaku tidak terlibat atas kasus pembunuhan terhadap sepasang remaja kala berduaan di Pantai Rongkang, Kecamatan Kwanyar pada Mei 2017.

"Namun dari keterangan tiga tersangka lainnya yang terlebih dulu kami tangkap, ia juga terlibat," jelas Anton.

Barang bukti berupa sepotong kaos warna hitam dan sepotong celana jins disita polisi dari rumah Hayat. Pakaian tersebut dipakainya saat kejadian.

Seperti diketahui, warga menemukan dua kerangka manusia dengan kaki dan tangan terikat di sekitar Pantai Rongkang, Kecamatan Kwanyar, Sabtu (22/7/2017).

(Orang Tuanya Berangkat Ibadah Haji, Karyawati BUMN ini Jadi Korban Perkosaan dan Perampokan)

Dua kerangka itu diketahui beridentitas Ahmad (20) dan Ani Fauziyah Laili (17), warga Kecamatan Tragah.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help