TribunJatim/

50 Kios di Sentra Mebel Pasar Bukir Pasuruan Ludes Terbakar

Pasar mebel terbesar di Jawa Timur, yakni Pasar Mebel Bukir di Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan, terbakar, Selasa (12/9/2017) malam.

50 Kios di Sentra Mebel Pasar Bukir Pasuruan Ludes Terbakar
surya/Galih Lintartika
Warga menyelmatkan mebel yang tidka terbakar 

 TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Pasar mebel terbesar di Jawa Timur, yakni Pasar Mebel Bukir di Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan, terbakar, Selasa (12/9/2017) malam.

Hingga pagi ini, tercatat ada sekitar 50 kios milik pedagang yang ludes dilalap si jago merah.

Informasi terakhir, api sudah padam hingga pagi ini. Namun, PMK tetap melakukan pembasahan di titik api yang membakar sentra mebel ini.

Maklum saja, tak hanya kios mebel yang terbakar, tapi kios berisikan tinner dan bahan-bahan yang digunakan untuk membuat mebel pun juga ikut terbakar.

Api memang sulit dipadamkan. Bahkan, informasi yang diterima, tiga mobil PMK yang memadamkan api sempat kehabisan air. Beruntung, lokasi pengambilan air tak jauh dari titik kebakaran, sehingga tidak menjadi hambatan atau kendala yang berarti.

“Saya baru saja pulang ke rumah, setelah menurunkan kayu (untuk bahan mebel). Sesaat berikutnya terdengar suara ledakan yang keras dari bagian belakang pasar di sebelah barat, sepertinya ledakan kompresor untuk pewarnaan mebel,” kata Suprayitno, salah satu perajin mebel.

Dikatakan dia, api menjalar dengan cepat, dari bangunan satu ke bangunan lainnya. Selain hembusan angin yang cukup kencang, kayu dan material mebel lainnya seperti tinner, spirtus untuk bahan pewarnaan mebel serta karet dan kain, membuat api sangat cepat berkobar.

"Pokoknya saya langsung fokus menyelamatkan mebel milik saya. Satu kios milik saya terbakar, tanpa tersisa. Di dua kios lainnya, mebel berhasil saya selamatkan," paparnya.

Baca: Pasar Mebel Pasuruan Ludes Terbakar, Warga Panik Takut Rumahnya Ikut Terbakar

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan, Yanuar Afriansyah, mengatakan, pihaknya masih mendata dan menginventaris berapa kios yang terbakar dalam insiden itu.

"Kami masih belum mendapatkan laporan secara keseluruhan dari perajin dan pedagang mebel di sentra bukir ini. Kami akan kumpulkan dalam waktu dekat. Jadi, kami belum bisa simpulkan berapa kerugian akibat kejadian ini. Kemungkinan lebih dari 50 kios," pungkasnya. (Surya/Galih Lintartika)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: YONY iSKANDAR
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help