TribunJatim/

Alfamart Latih Pedagang Toko Kelontong dan UMKM di Kediri

PT Sumber Alfaria Trijaya,Tbk memberikan pelatihan manajemen ritel bagi pemilik toko kelontong dan kalangan usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Alfamart Latih Pedagang Toko Kelontong dan UMKM di Kediri
Surya/Didik Mashudi
Indra Taruna, Kepala Dinas Penananam Modal Pelayanan Satu Pintu Pemkab Kediri menerima cenderamata dari M Faruq Asrori, dari Alfamart di Pendopo Kabupaten Kediri, Rabu (13/9/2017). 

 TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - PT Sumber Alfaria Trijaya,Tbk memberikan pelatihan manajemen ritel bagi pemilik toko kelontong dan kalangan usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Kabupaten Kediri, Rabu (13/9/2017). M Faruk Asrori, Corporate Communications Regional Manajer Alfamart menyebutkan, saat ini di wilayah kerjanya dari Malang sampai Trenggalek telah bergabung sekitar 4.980 member toko binaan Alfamart. Sementara angka nasional jumlahnya mencapai 47.500 toko.

Diharapkan pelatihan manajemen ritel bagi pemilik toko kelontong dan UMKM membuat usahanya semakin modern dan berkembang.

"Saat ini sudah masuk Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) serta era pasar bebas usaha UMKM harus survive, maju dan dapat bersaing," ungkap M Faruk Asrori.

Ditambahkan Faruq Asrori, pengelola toko kelontong dan UMKM selain mendapatkan kiat mengelola manajemen keuangan juga cara display barang yang lebih menarik. Termasuk memberikan pelayanan konsumen yang ramah.

"Visi Alfamart menjadi jaringan ritel yang dapat merangkul toko kelontong. Kami berharap ke depan semakin banyak toko yang jadi binaan Alfamart," jelas M Faruk Asrori.

Sementara Indra Taruna, Kepala Dinas Penananam Modal Pelayanan Satu Pintu menyebutkan, pelatihan manajemen ritel merupakan bentuk komitmen Alfamart  terhadap UMKM dan pedagang toko.

"Kemitraan ini bakal saling menguntungkan," jelasnya.


Indra berharap pelaku UMKM dan pedagang toko dapat mendapatkan ilmu baru manajemen ritel untuk mengelola dan mengembangkan usaha yang saling menguntungkan.

"Kami berharap kegiatan ini bukan yang terakhir tapi berkesinambungan, karena jumlah UMKM dan pedagang toko masih banyak," jelasnya. (Surya/Didik Mashudi)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help