TribunJatim/
Home »

Jatim

Diserang Kutu Kebul, Petani Garbis di Sekaran dan Karanggeneng Lamongan Gagal Panen

Petani garbis dan semangka di Kecamatan Karanggeneng, Kecamatan Sekaran Lamongan mengalami gagal panen. Musibah yang dirasakan diluar dugaan, karena

Diserang Kutu Kebul, Petani Garbis di Sekaran dan Karanggeneng Lamongan Gagal Panen
ISTIMEWA
Buah blewah 

 TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Petani garbis dan semangka di Kecamatan Karanggeneng, Kecamatan Sekaran Lamongan mengalami gagal panen. Musibah yang dirasakan diluar dugaan, karena sebelumnya tidak pernah mereka alami.
Gagal panen kali ini lantaran

banyak buah semangka dan garbis terserang hama. Hama itu menyerang pada saat menjelang berbuah.

Selama ini atau setiap musim tanam buah semangka dan garbis selalu melimpah dan menjadi jujukan tengkulak asal luar daerah karena rasa semangka dan garbis dari desa ini lain dari buah sejenisnya di daerah lain. Dan harapan para petani di Desa Latukan Karanggeneng dan Sekaran Kecamatan Sekaran akan hasil panen melimpah terancam sirna.

Para petani kini terancam gagal panen karena hama. Para petani di desa ini mengeluh terhadap serangan hama kutu kebul yang menyerang semangka dan garbis mereka.

"Kami juga sudah melakukan antisipasi dengan menyemprotkan obat penangkal hama," kata Marwi, petani semangka kepada Surya, Rabu (13/9/2017).

Pengakuan para petani itu dibenarkan Kepala Desa Latukan, Jiyono, kepada wartawan diungkapkan, kalau saat ini para petani di desanya terancam gagal panen semangka dan garbis karena serangan kutu kebul.

Tahun ini para petani semangka dan garbis memang terkendala dengan adanya serangan virus kutu kebul.

"Virus kutu kebul ini merupakan virus yang tidak bisa diobati, karena kalau dipupuk pun tanamannya malah tambah layu," katanya.

Baca: Pendaftaran CPNS Telah Dibuka, Pengajuan SKCK di Polrestabes Surabaya Membeludak

Jiyono menambahkan, berdasarkan laporan yang ia terima, petani semangka dan garbis di Desa Latukan pada tahun ini gagal total. Jiyono mengatakan, akibat gagal panen ini petani mengalami kerugian yang cukup besar.

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: YONY iSKANDAR
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help